@kokondaa@MiskinTV_ Dari data dan statistik yang ada di internet kesimpulannya seperti ini, Bang.
CR7 jadi striker/penyerang tengah dari 2015-sekarang.
Sementara Messi 2009-2013 jadi False Nine, penyerang tengah “yang sering turun jemput bola dan bantu build up”.
2014 - Messi lost the World Cup.
2022 - Messi won the World Cup.
2026 - Messi lost the World Cup again.
But one thing he never did was make excuses. He cried like a baby after losing the final today, yet he never tried to belittle the value of the World Cup by calling it “just a 6–7 match tournament.”
To Messi, it has always been the tournament that defined legends like Pelé, Diego Maradona, Lothar Matthäus, Gerd Müller, and many others. Even after winning it once, he still wanted it again.
That’s what the World Cup means to the greatest. 🇦🇷
Udah nonton Odyssey dua kali dan masih tetep terpana sama filmnya 😭 Sayangnya dua2nya bukan di IMAX. Minggu depan deh ke Bandung buat nonton sekali lagi di IMAX, sekalian ngejar pinnya juga wkwk. Kayaknya bakal jadi film yg paling sering aku tonton di bioskop tahun ini /mvs/
@prayoga2828@masBOLAA@GoalpostsIDN Coba abang look back tahun 2014-2021, era Messi dibully abis-abisan sama fans CR7 di lintas sosmed karena ga punya mayor trofi bareng timnas.