🚨 BREAKING
Kondisi udara di Palangkaraya saat ini telah menyentuh level darurat ekstrem dengan konsentrasi PM2.5 sebesar 1068.9 µg/m³, melebihi empat kali lipat batas minimum kategori Berbahaya versi BMKG (>250.5 µg/m³).
Lonjakan polutan ini dipicu langsung oleh kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang sedang meluas di Kalimantan Tengah, membuat partikel debu halus berukuran 2,5 mikron tersebut melayang bebas dan sangat berbahaya jika terhirup hingga ke organ paru-paru.
Jika titik api karhutla tidak segera dipadamkan dan bantuan hujan buatan belum diturunkan, paparan kabut asap pekat ini berpotensi memicu lonjakan kasus ISPA massal serta melumpuhkan mobilitas harian warga hingga beberapa waktu ke depan.
Pak, kami di Kalimantan benar-benar membutuhkan pertolongan yang segera dan cepat. 🙏 @prabowo
Kondisi karhutla dan kabut asap sudah berdampak langsung pada warga. ini udah soal keselamatan dan kesehatan masyarakat.
Tolong jangan menunggu sampai keadaan semakin parah. Kami butuh bantuan, penanganan, dan tindakan nyata sekarang, Pak. 😔
Terima kasih untuk teman-teman yang sudah ikut berdonasi dan mengirimkan doa terbaik.
Besok saya akan terbang ke NTT, bergabung membantu tim medis sekaligus menyampaikan langsung amanah bantuan dari teman-teman semua kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan.
Semoga setiap kebaikan yang dititipkan sampai dengan utuh, tepat sasaran, dan menjadi penguat bagi mereka yang sedang berjuang.
https://t.co/hbtOXA6uIA