- Makan babi dibilang najis jijik
- Org jualan babi dgn jelas ada logo mengandung babi diprotes dibilang meresahkan
- Sipit dikit dirasisin jg, kadang ada ancaman bawa bawa tragedi 98
- Yg k vihara dikatain sinting karena nyembah patung
Masih banyak contohnya cma klo d bahas lgsg pada ngeles kek bajaj 😂😂
“kita menerima perbedaan bukan penyimpangan”
apaan orang ibadah di gereja, ngadain misa aja lu ngotot bubarin?
apaan orang kulitnya item dikit aja lu katain dekil, maghrib segala macem?
apaan pacaran even nikah beda ras pun lo hina segitunya kek berasa dosa banget?
Aku pernah ikut studi gender bersama salah satu lembaga kajian dari ormas Islam di Yogyakarta. Saat itu, ada peserta yang bertanya mengenai pandangan Islam terhadap isu LGBT. Fasilitator menjelaskan bahwa dalam Al-Qur'an dan Hadits, larangan yang ditekankan secara eksplisit adalah perzinaan atau hubungan seksual di luar nikah. Larangan ini berlaku universal, tidak hanya bagi kelompok homoseksual, tetapi juga heteroseksual. Namun pada realitas sosialnya, apakah pelaku perzinaan heteroseksual mengalami tingkat diskriminasi dan persekusi yang sama dengan kelompok LGBT? Tentu tidak.
Lebih lanjut, dalam pendekatan ilmu tasawuf, manusia dilarang bersikap arogan dengan 'mengambil alih' peran Tuhan dalam menghakimi hamba-Nya. Di mata Allah SWT, semua manusia memiliki kedudukan yang setara, dan satu-satunya hal yang membedakan mereka adalah tingkat ketakwaannya.
Dalam tasawuf, tokoh seperti Imam Al-Ghazali sangat keras mengkritik 'Ujub (merasa diri paling suci) dan Kibr (sombong merasa lebih baik dari orang lain). Merendahkan hamba Allah yang lain—apa pun dosa atau identitas mereka—dianggap sebagai "penyakit hati" yang justru menjauhkan pelakunya dari Tuhan. Kesadaran bahwa kita bukan Tuhan, dan karenanya tidak berhak memberikan vonis mutlak atas surga/neraka orang lain, adalah puncak dari adab tasawuf.
if u know that japanese soldiers used to rape women from china, malaysia, indonesia, south korea and killed them all then pile their bodies like garbage when they lose the war, u would too.