kadang yang menurut kita hurt banget, di orang lain cuma small thing yang lewat aja. bukan karena dia jahat, emang beda aja cara ngerasanya. kita expect dimengerti, tapi dia bahkan nggak kepikiran. jadi kadang bukan siapa” yang salah, we’re just not on the same page.
Sebenernya yg bikin sedihnya lg: kenapa ya saat defending case KS, kita seringkali perlu bawa narasi “bayangin kl itu terjadi ke ibu/kakak/adik/pasangan kalian” dulu cuma utk nyadarin hati nurani laki-laki about how fucked up sexual violence is.. Why isnt basic humanity enough :(
“in the middle of feeling clueless, just wish for Allah to always guide us in everything, because he's the only one who knows everything best. put Allah first and everything finds its place.” ❤️
@AghaarXx Gak ada yang namanya salah pilih..
Yang ada itu, orang yang di pilih menyalahi dirinya sebagai pilihan..
Dan kesalahan itu bukan ada kepada yang memilih
Melainkan orang yang tidak melayakkan dirinya sebagaimana seharusnya