Aku punya adik lulusan psikologi
Saat ia punya anak, salah satu metode parenting yang ia terapkan adalah mengenalkan emosi kepada anaknya seawal mungkin
Salah satunya lewat buku ini...
hal-hal yg menurut gue seharusnya bisa gratis di sini tapi malah jadi bayar:
1. pendidikan
2. AIR WOI AIR ITU BASIC NEEDS BGT KENAPA GUE HARUS BAYAR UNTUK AIR HEELLOOOOOO????
Aku mikirnya negara ini emang sengaja menciptakan kemiskinan struktural yang tidak terlihat. Mulai dari gaji diset sedemikian rupa, sampai mindset orang-orang yang bekerja jadi berpikir "mending dapat duit segini daripada tidak sama sekali". Ini sinyal bahaya karena orang jadi takut buat berkembang. Padahal ada potensi lebih di dalam dirinya.
kalau kamu tumbuh di rumah yang setiap habis berantem cuma diakhiri dengan silent treatment lalu ga lama kamu harus langsung switch ke “nothing happened” mode, pura-pura semua baik-baik aja tanpa closure, tanpa maaf, tanpa ngobrolin, perasaan sama sekali, maka itu bukan cuma “kebiasaan keluarga”. itu adalah pelajaran paling awal yang kamu dapat soal perasaan, bahwa emosi itu mengganggu, berbahaya, dan lebih baik dipendam sendiri daripada diungkapin, dari kecil kamu diajarkan bahwa vulnerability = risiko, jadi otak kamu sekarang otomatis memilih emotional shutdown setiap kali mau open up, makanya susah banget buat bilang “aku sedih”, “aku marah”, atau bahkan “aku butuh kamu”, bukan karena kamu ga punya perasaan, tapi karena inner child kamu masih takut kalau mengungkapkan apa yang ada di hati, rumah akan hening lagi dan kamu harus sendirian dengan luka itu, ini warisan yang ga kamu pilih, tapi sekarang kamu bisa ubah.
oh i wish dapet suami yg cerdas ga cuma pinter di bidang akademik (wajib) tp secara emotionally juga pinterrr, alias bakal jadi ayah yang hebat untuk anak anak gue ntar.... huhuhuhu gue nya juga harus makin banyak belajar biar bisa menjadi ibu yg hebat juga....