Guys, ada cerita yang menurut gue sangat manusiawi dan sangat touching dari podcast Nikita Willy dan Indra Priawan dan ini bukan drama, bukan kontroversi, tapi sesuatu yang jauh lebih dalam dari itu.
Dua pertanyaan yang paling banyak ditanyakan orang tentang Niki:
Kenapa dia tiba-tiba menghilang dari TV?
Dan kenapa sekarang berhijab?
Jawabannya ternyata saling terhubung dan dimulai dari satu momen yang sangat sederhana tapi sangat menghantam.
Soal menghilang dari TV dan ini lebih personal dari yang lo bayangkan:
Niki terakhir syuting sebelum hamil Isa.
Setelah itu prioritasnya bergeser.
Bukan karena dilarang suami.
Indra tidak pernah melarang.
Bahkan tidak pernah minta.
Tapi Niki sendiri yang sadar bahwa sebelum menikah Indra sering datang ke event sendirian.
Makan malam sendiri.
Karena istrinya selalu syuting.
"Kasihan banget.
Masa udah nikah pun dia tetap harus sendiri."
Kalimat itu sederhana.
Tapi bagi Niki itu menjadi keputusan yang dia buat sendiri, dengan kesadarannya sendiri bukan karena tekanan siapapun.
Soal hijab dan ini yang paling menghantam gue:
Niki mengaku prosesnya panjang.
Belum bisa cerita semua.
Tapi ada satu momen yang dia ceritakan dan menurut gue ini adalah cerita parenting paling touching yang pernah gue dengar tahun ini.
Saat Niki pulang dari umrah guru ngaji Isa, anaknya yang baru 4 tahun, menyerahkan sebuah hadiah.
Guru itu bercerita:
waktu mau kasih Isa hadiah karena ngajinya bagus, Isa ditanya mau hadiah apa.
Jawaban Isa: "Mau beli kerudung buat Ibu."
Guru ngajinya yang membelikan.
Dan menyerahkannya kepada Niki saat pulang umrah.
"Wow. Ini apakah harus benar-benar memakai kerudung?"
Itu reaksi Niki.
Dan itu salah satu pemicunya.
Yang paling dalam dari seluruh cerita ini:
Niki dan Indra tidak pernah secara eksplisit mengajarkan Isa tentang hijab atau aurat dengan cara yang formal.
Mereka hanya selalu menutup bagian pribadi Isa saat mandi dan mengatakan itu private parts, tidak boleh terlihat orang.
Dari kebiasaan kecil itu Isa tumbuh dengan pemahaman sendiri.
Sampai suatu hari waktu Niki pakai baju yang agak terbuka, Isa bilang: "Harusnya pakai baju enggak kayak gitu. Itu privacy."
Anak 3,5 tahun.
Tidak diajarkan secara eksplisit.
Tapi menangkap esensinya sendiri.
Dan dari sanalah Niki mulai berpikir lebih serius.
Satu kalimat Indra yang paling gue pegang:
"Kalau misalnya anak itu sudah cinta sama sosok figur bapak dan ibunya apapun yang dilakukan orang tuanya pasti akan ditiru.
Tapi kalau deep inside anak itu enggak suka sama sosok figur orang tuanya apapun yang diajarkan tidak akan didengar."
Ini bukan soal agama saja.
Ini soal parenting secara universal.
Anak tidak butuh orang tua yang paling sempurna. Anak butuh orang tua yang dia cintai dan kagumi.
Dan kecintaan itu dibangun bukan dengan ceramah tapi dengan kehadiran, dengan contoh, dengan waktu.
Nikita Willy menghilang dari TV bukan karena dilarang. Dia memilih.
Dan berhijab bukan karena dipaksa suami. Dia dipicu oleh anaknya sendiri yang usianya belum genap 4 tahun.
Kadang perubahan terbesar dalam hidup seseorang tidak datang dari ceramah panjang atau tekanan eksternal.
Tapi dari satu momen kecil yang tiba-tiba menghantam jauh lebih dalam dari apapun.
Sebuah kerudung yang dibeli seorang anak kecil untuk ibunya adalah salah satu momen seperti itu.
Dewasa ketika menyadari film Petualangan Sherina itu memang soal isu konservasi.
Film pertamanya, pengusaha kaya merebut perkebunan rakyat di tanah Pasundan, demi bisnis properti.
Film keduanya, penculikan hewan dilindungi di tanah Kalimantan oleh pengusaha kaya.
Gw bantu jelasin ttg trend 'Peringatan Darurat' dgn bahasa sederhana yg bs dimengerti anak SD sekalipun. Buat yg bs bantu bikin ilustrasi gambar/videonya, waktu dan tempat dipersilahkan.
A thread.
web yang pasti dibutuhin:
• mathway. com
menjawab soal matematika
• kursusprivate
tutor belajar komputer
• belajarbahasainggris. my. id
belajar soal BUMN & CPNS
• teropongpengetahuan. com
belajar bahasa inggris
• slides. go
buat desain ppt presentasi
Sudah jelas How to Make Millions Before Grandma Dies akan bertengger di jajaran film terbaik tahun ini. Satu hidangan yg begitu lembut, hangat sekaligus emosional tanpa pernah terasa dramatis. Menontonnya bagai dipeluk, dibelai sekaligus dibisiki "aku sayang kamu" oleh orang terkasih.
Nyeritain seorang lelaki tanpa masa depan yg memutuskan merawat sang nenek agar kebagian jatah warisan paling besar, ini cerita mengharu biru tentang orang tua yg merasa sepi di masa senjanya, seorang anak yg rela sisihkan waktu demi berbakti pada orang tuanya, serta kasih sayang tulus seorang ibu untuk anak-anaknya sekalipun kerap dilukai.
Siapkan tissue ya saat menonton karena film ini akan membuat matamu berair sedari awal sampai akhirnya tumpah ruah & nangis sesenggukan di penghujung durasi yg tonjokan emosinya tiada ampun!
Dalam kursus atau ruang kuliah jurnalistik, tidak ada yang mengajarkan gaya wawancara spt ini dgn keluarga korban musibah.
Ibu korban kecelakaan Ciater ini malah terkesan jadi sasaran tembak dari seabrek pertanyaan yg mestinya ditujukan kpd pihak lain.
Setelah membaca semua teori tentang #SiksaKubur bang @jokoanwar bener - bener anjir lah, pinter banget fak😭 Sengaja ngebiarin kita untuk menentukan sendiri gimana alur cerita film ini berjalan. Termasuk kapan sebenernya Sita ini mati?
Ini adalah kesimpulan gue setelah baca teori - teori #SiksaKubur yang berseliweran di TL.
⚠️SPOILER ALERT⚠️
Kayanya ada dua perspektif soal kapan meninggalnya Sita. Pertama, Sita meninggal ketika dikubur pertama kali. Kedua, Sita meninggal ketika dikubur yang kali kedua.
Setiap selepas sholat :
“Subhanallah” 33x
“Alhamdulillah” 33x
“Allahuakbar” 33x
“Laa ilaha illallahu wahdahu laa syarika lahu, lahul-mulku wa lahul-hamdu wa huwa `ala kulli syai`in qadir”
Semua dosamu akan terhapus bahkan jika sebanyak buih di lautan
(HR. Muslim)
Dua iklan RCTI tahun 90an ini bikin netizen bingung. Belum ada drone, kok bisa bikin shoot terbang yg smooth begitu?
Jawaban dari yg bikin iklan dan videonya ada di reply 👇