“kami mau melapor ke polisi, polisi punya dapur sppg, kami mau melapor ke TNI, TNI punya dapur sppg, kami mau melapor ke DPR, DPR pun punya dapur sppg. jadi ini jalan terakhir kami untuk mengadu, kepada konstitusilah kami berharap”
—ucap seorang guru, pendidik anak bangsa. ironi.
Kebetulan saya di Yogyakarta dan melihat mural serta wheat paste di jalan sekitaran kota soal isu ini. Dan yg paling relate adalah "upah murah, nonton bola susah" koreksi kalau salah kalimatnya, karena cuma lihat wheat paste sembari numpak pit. Semangat dab!