JANGAN ISI DIRIMU DENGAN BAHAN BAKAR PALSU
1. Pornografi
kesepian yang dikemas sebagai seks.
2. Alkohol
pelarian yang dikemas sebagai kesenangan.
3. Narkoba
mati rasa yang dikemas sebagai ketenangan.
4. Scrolling
distraksi yang dikemas sebagai istirahat.
5. Fast food
racun yang dikemas sebagai kenikmatan.
6. Kemewahan
kehampaan yang dikemas sebagai tujuan hidup.
7. Rokok
kecanduan yang dikemas sebagai relaksasi.
8. Notifikasi
kontrol yang dikemas sebagai rasa penting.
9. Media sosial
validasi yang dikemas sebagai pertemanan.
10. Gemoy dan si paling solo
Koruptor, kolusi, dan nepotisme serta islamofobia di era si pria got. Si pria antek antek asing silakan isi sendiri mimin takut tiba tiba tukang bakso mangkal didepan
Lapangan kerja dibawah berkurang.
Lapangan kerja diatas bertambah (tambahan kursi mentri + turunannya)
Para bajingan itu jual nama rakyat demi sahwatnya.
Sahwat dibungkus dengan kalimat "Demi bangsa negara"
Sy menolak gibran, sy tdk ingin gibran jadi wakil presiden sy, dia blm mmenuhi syarat sbg org yg cukup bekerja, tdk ada bukti diberi kpercayaan besar.
Ini bkn sentimen, klrga saya tdk ada kpntingan dgn kluarga jokowi, karna mslhnya kluarga Indonesia lbh besar dri satu kluarga.
Yang elu ngenyein ini salah satu orang paling berisi kepalanya di negara ini.
Kalau dia mau, sekadar pake istilah yang diberat-beratin, dikasih ke elu juga bakal kelimpungan.
Kelas emang gak bisa dibeli, meski dibeli pake putusan cacat etik sekalipun.