ketika mengakui kekalahan,harus sadar ini semua akan timbul banyak pertanyaan.
"mengapa kalah? "
"apa yang kurang? "
"apa yang salah? "
"mengapa ini bisa terjadi? "
"masih ingin mendengarkan isi hati? "
dll.
semua itu akan jadi makanan setiap hari, siap teu siap kudu siap.
akhir-akhir ini langit sore cantikk sekali, malam ini pun tak kalah cantik nya. Entahlah, yang lahir hanya tulisan:
"aku terlalu sibuk mencari jawaban dari doa-doa, hingga lupa memastikan apakah hadirku membuatmu berhenti mencari titik singgah ataupun rumah"
13-03-26
“Love me or hate me both are in my favor. If You love, I'll always be in your heart. If you hate me, I'll always be in your mind."
— William Shakespeare
entah apa yang tunggu,
suka gak sadar udah jam satu.
padahal pola nya udah kebaca,
engga jauh pasti gitu-gitu aja,
algoritma nya masih sama,
tapi, tetep urang terima.
terakhir urang nulis sih gini,
"jika memang susah, jangan dulu di paksakan. Reda dulu, rela kemudian"
seminggu kemarin teh lagi suka nulis ga jelas lagi, terus tadi dibacaan deui hiji-hiji, euweh nu alus fakkk. Tapi seru nya walaupun barutut, selalu ada kalimat yang urang sorangan teu nyangka, contoh:
"sementara tanganku sudah terlalu lelah untuk menadah"
nu alus eta hungkul
"To be honest, I miss my family."
"Now I'm here, I'm still Persib player, I'll give all my best."
Kumaha yahhh . . . Oh Fede my Fede . . .
#BandungFootball#BFCOM#Persib#Bobotoh