Dulu salah satu cita2 gw adalah kerja bareng foreigners biar bs belajar kerjq dgn efektif dan efisien. Cuman sekarang malah dipertemukan dgn circle feodalisme PNS.
Ini depan IPEKA Intergrated Christian School Meruya Jakbar kalo pagi selalu macet dan chaos pak @DivHumas_Polri@TMCPoldaMetro@kembangan_humas@RadioElshinta, mngkin imbas 1 siswa 1 mobil?
Tolong bantu diaturin pak, saya yakin polisi bisa handle urusan ini ❤️💓
Indonesian Millennials living through Suharto’s regime, 2 economic recessions, East Timor genocide, Aceh & Papua conflict, Jogja & West Sumatra earthquake, 2 Bali bombing, Aceh & Palu’s Tsunami, a global pandemic, Mul’s regime, continues with the incompetence Prab’s government, Sumatra National disaster, jobs replaced by AI, and possibly WW3 before hitting 43
Panduan Singkat Penyampaian Kritik di Ruang Digital
1. Hindari menyerang individu, fokus pada kebijakan.
❌ “Pejabat ini tidak kompeten.”
✅ “Kebijakan ini menunjukkan kelemahan dalam perencanaan dan eksekusi"
2. Hindari tuduhan langsung.
❌ “Mereka sengaja merugikan rakyat.”
✅ “Menurut penilaian saya, kebijakan ini berpotensi berdampak merugikan.”
3. Hindari bahasa merendahkan.
❌ “Keputusan tolol.”
✅ “Keputusan ini kurang berbasis kajian yang memadai.”
4. Hindari ajakan provokatif atau mobilisasi emosional.
❌ “Lawan sekarang.”
✅ “Perlu pengawasan publik dan diskusi yang lebih serius.”
5. Hindari klaim faktual dan penyebutan nama tanpa rujukan.
❌ “Institusi A selalu gagal mengelola kebijakan ini.”
✅ “Menurut laporan media Tempo, implementasi kebijakan ini.. "
6. Hindari kritik yang mengarah ke SARA.
❌ “Golongan X memang selalu jadi sumber masalah.”
✅ “Praktik tertentu dalam kasus ini menimbulkan persoalan serius.”
Tetaplah bersuara, meski tak senyaman sebelumnya.