They say some chapters don't deserve a sequel. I agree, and I think the chapter with you is one of them. It’s not because I didn't like our story or its ending—it’s just that I couldn't find you in anyone else, nor do I want to. Some stories just don't deserve a sequel.
Ga banget lagi day 1 baca postingan mba2 skripsian ditemenin bapaknya, nangis kechil tapi di bis diliatin mas2 sebelah, mana masnya ganteng ga jadi aku sepik lah tengsin syaaaaalllan wkwkwkwk
At least at the end of the day, at every ocassion lets choose ourselves first and appreciate everything that we have done, its okay if you feel left behind, but just so you know, kamu selalu menjadi yang terdepan dari versi dirimu sendiri, dan itu sudah cukup. Terima kasih aku!
Jadi dewasa itu tiba2 jadi SPV yang mana tanggung jawab jadi bertambah. Liat postingan temen2 ada ketrima master di harvard, ada celebrating their marriage anniversary, ada yang celebrating their new born baby, ada yang sedang bingung tiba2 jadi wali murid,
Gapapa kalau masih suka membanding2kan diri kita sendiri dengan pencapaian orang lain karena ya nature manusia seperti itu. But please keep in mind, diri kita hanya punya kita sendiri, kalau kita tidak bisa menghargai usaha kita sendiri, siapa yang akan melakukannya?
Aku udah baca lagi kontrak kerjaku ga ada tuh jobdesk dealing dengan naik turunnya emosi atasan. Kek?? Lu kemarin nyuruh gue kalo marah2 jaga attitude tapi lu sendiri ga ada attitude kalo ngamok kek soang ya piglet!
@kompascom Tapi kita tinggal di indo ga di negara lain, pendapatan di negara lain beda dengan indo, lapangan kerja di negara lain beda dengan di indo, pemerintah negara lain beda dengan di indo🤷♀️ dia duluan yang banding2in ya, aku cuman ngikut
WOWO kurban 1.098 sapi dananya dari APBN, kurban atas nama PRABOWO SUBIANTO
kalau pake dana APBN sebutnya jangan dari Presiden dong, yang berkurban adalah rakyat indonesia yang bayar PAJAK