Seporsi kebodohan:
- nemenin dia dr dalam kerak neraka sampe keluar
- ditinggal pas udah dipuncak jaya nya
- liat dia ganti hp bagus hasil dari keahlian gw
- ga dapet permintaan maaf dan terima kasih
- dapetnya 1 gelas evolution latte.
OB kantor gue cerita: tiap hari dia bersihin ruang interview jam 5 sore.
Dia hafal 2 tipe kandidat.
Tipe A keluar ruangan bilang "Yah, gue bilang gaji terserah aja biar aman".
Tipe B keluar bilang "Gue tembak 8 juta, kasih alasan 3 poin".
Minggu depan, Tipe A dipanggil lagi. Gajinya 4,2 juta. Tipe B? 8 juta. OB udah tau duluan.
Gue tanya Pak OB: "Kok tau Pak?"
"Mas, yang bilang terserah itu mukanya lemes. Tasnya masih jinjing. Ngeluh di pantry 'HRD-nya galak'."
"Yang tembak 8 juta? Dia keluar senyum. Buka HP, catet sesuatu. Bilang ke temennya 'gue kasih data, jadi dia mikir'."
HRD suka yang mikir, bukan yang pasrah.
4 kalimat pembunuh gaji yang OB sering denger di pantry:
1. "Gaji terserah perusahaan aja" โ artinya lo ga tau harga lo 2. "Saya ikut standar aja" โ artinya lo ga punya standar 3. "Yang penting keterima dulu" โ artinya lo desperate 4. "Sebelumnya saya 4 juta" โ artinya lo minta 4,5 juta
Ngomong 1 dari 4 ini = auto UMR.
OB: "Yang lolos itu beda Mas."
Dia ga pernah bilang terserah. Dia bawa kertas kecil. Pas HRD tanya gaji, dia buka kertas.
"Pak saya minta 8 juta. Karena 3 hal: saya pegang ads 15jt/bln, ROAS 3x, dan saya bisa mulai senin."
HRD diem. Catet. OB yang lagi ngepel denger. Minggu depan anak itu balik bawa ID card.
Gue bikin rumus G.A.J.I. biar lo ga ngomong terserah lagi.
G โ Ga usah sebut angka dulu: Tanya range dulu. "Boleh tau range untuk posisi ini Pak?" A โ Angka lo + 20%: Kalau range 6-8, lo tembak 8,5. J โ Jelaskan 3 alasan: Bukan "saya butuh". Tapi "saya kasih".
Lanjutan G.A.J.I:
I โ Ikut tutup: "Itu angka yang saya ajukan, saya terbuka diskusi kalau ada komponen lain".
Tanpa G.A.J.I = terserah = 4 juta. Pake G.A.J.I = 8 juta + dihargai.
Contoh G.A.J.I temen gue lamar Admin Sosmed:
G: "Range-nya berapa ya Bu?" HRD: "6-7 juta" A: "Saya di 7,5 juta Bu" J: "Karena 1) saya kelola 3 akun aktif, 2) engagement naik 40% di tempat lama, 3) saya bisa edit video sendiri jadi ga perlu vendor" I: "Saya terbuka kalau ada bonus kinerja"
HRD: "Oke saya note". Hasil? Deal 7,2 juta. Bukan 6 juta.
Sebelum G.A.J.I: "Terserah aja Bu" โ HRD mikir "oke 4,5 aja deh, dia ga nolak kok" โ Lo nyesel 2 tahun.
Setelah G.A.J.I: "Saya 7,5 karena..." โ HRD mikir "anak ini tau harga dirinya, harus gue perjuangin ke bos" โ Lo dihargai.
cc : bongkarsistem
The Corgi was the one leading them home
The German Shepherd was injured
The dogs kept a protective formation around the German Shepherd
The Corgi stopped often to make sure they were still okay
It took them 2 days to get home
They are neighbourhood friends
Iโm going to cry๐ญ๐ญ๐ญ
Kalau seseorang udah nentuin lo itu โsiapaโ di kepala mereka,
apa pun yang lo lakuin bakal selalu mereka lihat dari sudut pandang itu.
Mau lo jelasin, mau lo berubah,
tetap aja bakal dipelintir biar sesuai sama versi mereka.
Di titik itu, sebenarnya udah bukan soal lo lagi,
tapi soal cara mereka melihat dan menilai.
Jadi nggak semua hal harus lo benerin,
karena kadang yang bermasalah bukan loโฆ
tapi persepsi mereka yang udah terlanjur kebentuk.
They really skipped "maafkanlah dosa para pemimpin kami" and went for "jadikanlah pemimpin kami pemimpin yang jujur, adil, dll..." on the prayers today ๐ญ๐ญ๐ญ๐ญ๐ญ