Begitu cintanya dia sama Arsenal sampai bikin pesan sepanjang ini wok 😭
“Hari itu telah tiba, dan jujur saja, saya masih belum merasa siap untuk menulis perpisahan, tetapi saya akan mencoba.
Ketika saya tiba di sini, 7 tahun yang lalu, saya hanyalah seorang anak laki-laki —
Mungkin suatu hari nanti, ketika Gabriel Martinelli benar2 meninggalkan Arsenal, kita baru sadar bahwa yang pergi bukan cuma seorang pemain. Ada seorang anak yang selama 6 tahun tumbuh bersama klub ini.
2 pertandingan resmi pertama musim ini, namanya bahkan tidak ada di bangku cadangan. Di saat kabar tentang kemungkinan dirinya dijual semakin kuat, mungkin perjalanan 6 tahun Martinelli bersama Arsenal memang perlahan sedang menuju akhirnya.
Kalau hari itu tiba, mungkin Martinelli akan berdiri di tengah Emirates untuk mengucapkan selamat tinggal. Namanya kembali terdengar dari tribun untuk terakhir kalinya, sementara perjalanan 6 tahunnya diputar di layar.
Saat itu, mungkin kita sudah lupa dengan semua perkataan yang pernah kita berikan "El Nunduk, Pelari Kalcer, Ayam tanpa kepala dll". Lupa dengan peluang yang gagal dia manfaatkan, pertandingan yang membuat kita kecewa, dan alasan kenapa akhirnya Arsenal memilih melanjutkan perjalanan tanpa dirinya.
Karena ada satu hal yang tidak akan pernah berubah: Martinelli pernah menjadi bagian dari tim yang membawa Arsenal kembali menjadi juara Liga Inggris.
Dia datang pada usia 18 tahun. Dia tumbuh bersama klub ini. Dan tanpa kita sadari, 6 tahun berlalu begitu cepat. Tapi kalau benar ini adalah akhir ceritanya, jangan hanya ingat pemain yang gagal memenuhi ekspektasi kita.
Ingat juga anak 18 tahun yang dulu datang ke Arsenal, tumbuh di sini, dan akhirnya ikut mengangkat trofi yang begitu lama kita tunggu.
Mungkin kita terlalu sering menunggu Martinelli menjadi pemain yang kita inginkan, sampai lupa menghargai pemain yang sudah 6 tahun menjadi bagian dari Arsenal.
Terima kasih, Gabi. ❤️