dampaknya, perijinan event/apapun yg berbau supporter semakin sulit, yg padahal sejauh ini tanpa kejadian ‘BODOH’ inipun sudah cukup menyulitkan, KICKOUT HAMA FROM OUR CITY
#uyuhandaekjadidejek
contoh kecil algoritma perbatasan, hidup bersebelahan dengan orang yang enggan menggunakan pikiran, hanya mengedepankan konten dengan caption “RUN” “EL VISUM”
ya, memang begitu adanya, rivalitas di kota ini terbilang cukup untuk ‘tidak waras’
Menyerang seseorang dalam kondisi ga ada sangkut paut sama bola-bolaan dan sedang berkumpul "ngeliwet" bersama keluarga, dimana disitu ada anak kecil serta perempuan adalah bentuk sebuah kebodohan👋
apakah kayu dan sajam lainnya lebih berakal daripada mereka? apakah naluri pikiran mereka tak sampai ke ujung jari tangannya? entah, hal tsb adanya. ada yg mengungkap “pdhl klo tangan kosong mah cupu” entah juga jawabannya, karena? kami tak pernah melihat mereka layaknya lelaki.
contoh kecil algoritma perbatasan, hidup bersebelahan dengan orang yang enggan menggunakan pikiran, hanya mengedepankan konten dengan caption “RUN” “EL VISUM”
ya, memang begitu adanya, rivalitas di kota ini terbilang cukup untuk ‘tidak waras’
ketidakwarasan yang berkelanjutan, liga belum berjalan, beberapa orang ‘berakal’ menjadikan waktu ini tempat bersilaturahmi, berkumpul dengan kawan, keluarga, kerabat, serta menjalankan juga mengisi harinya dengan kegiatan yang layak adanya. apakah mereka termasuk yg ‘berakal’ ?
“contoh kecil” ?
lets see, menggruduk beberapa orang yang sedang melakukan hal positif saja mereka enggan untuk tak menyiksanya, padahal pun jika tangan mereka tak berpegang alat sudah cukup dikatakan ‘tidak waras’ tapi apa boleh buat? pikiran dan kelakukan tak sejalan
Bisa terjadi di Bandung "gagal juara" kalau semua dilakukan secara berlebihan, padahal besok belum tentu juara sebelum 90 menit kelar.
Mari amankan, rapih, repeh dari oknum di match 23 Mei nanti 👌