@baramibada@naelovelysean Kalo gamau pake jilbab ya yaudah, Allah gak rugi. Gak perlu bilang isi Quran yang mewajibkan jilbab sebagai bentuk pengekangan terhadap perempuan.
Kalo lu pake jilbab karena dipaksa ortu, ya lawan lah.
Cemen banget tibang sama ortu gak berani. Tuhan aja dilawan.
ada yang disumpahin mati sama ribuan orang tapi ga mati-mati juga. kalo gitu ganti sumpahnya, sekarang aku mau kamu hidup. hidup selamanya melebihi keturunanmu. biar nanti kamu hidup hanya dengan tengkorakmu. menarik nafas setiap hari dan berharap mati. layaknya kami saat ini.
GINI YA gen Z tuh kalo nyebut anak artinya 2, anak bulunya atau staf/rekannya. Karena kasih sayang gak mengenal HIERARKI dan JENIS, panggilan itu simbolis nunjukin deeper care. Gak kaya generasi anda yang mengagungkan hierarki sampe ngejilat atasan atau nginjek bawahan
kepala BGN yg baru:
"kalau anda temukan sekolah rusak, difoto dan dilaporkan saja. ga perlu dibanding-bandingkan dgn dapur MBG karena GA NYAMBUNG"
ga nyambung gimanaa, itu dapur bisa berdiri kokoh krn ngambil anggaran pendidikan
• nanik s deyang mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kepala BGN.
• hotman paris mengundurkan diri dari kuasa hukum eks jampidsus, febrie.
• nevi rizal mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Asisten I Pemkab Gayo Lues.
• Perry Warjiyo mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Gubernur BI
Dan kamu masih merasa pesimis bahwa pekik suaramu di medsos tidak akan menghasilkan apa-apa? Jangan!
Teruslah berisik. Teruslah berisik mengkritisi embege, teruslah berisik mengkritisi advokat nakal yang membela penjahat, teruslah berisik mengkritisi pejabat publik yang pribadi atau anak-anaknya terang-terangan pamer kekayaan.
Teruslah berisik tentang keadaan pasar dan ekonomi kita yang jauh dari baik-baik saja. Kita semua bisa menghantam mereka. Kita semua bisa mempengaruhi psikologis orang-orang berkuasa.
Berisiknya kita bisa mempengaruhi kebijakan politik para penyelenggara negara!
Bayangin, tanganmu diborgol, kakimu diiket, terus kamu diceburin ke waduk. Ngga ada yang liat seberapa tersiksanya kamu waktu air mulai penuhin paru paru. Ngga ada yang liat seberapa putus asanya kamu waktu matamu masih bisa natap matahari dan langit biru, tapi kamu sadar, kamu ngga bisa ngapa ngapain. Alm Bapak Sumarna, security Waduk Jatiluhur yang meninggal. Dia meninggal karena berupaya membubarkan kerumunan anak muda tapi dia dilakban dan diceburkan ke waduk. Jasadnya baru ditemukan jam 11.00 Katanya para pelaku masih SMP
semoga seluruh pelaku segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku. @prabowo@ListyoSigitP@DivHumas_Polri@DediMulyadi71 bantu di followup bang budi @BudiBukanIntel