IMAJINASI
semakin hari semakin sadar jikalau rekan2 sekalian enggan berimajinasi, membayangkan dunia alternatif selain sistem yang menindas saat ini, protes2 yang ada saat ini hanya akan menjadi tontonan (spektakel) dan akan terus direduksi menjadi sesuatu yang gak efektif lagi.
Gini ya, dalam iklim politik kayak sekarang ini, ruang kita untuk BERTARUNG GAGASAN itu cuman viable dalam ruang-ruang masyarakat sipil.
Kalau dalam ruang KEKUASAAN sejahat saat ini, kodratnya emang lebih masuk akal ketika lo disruptif dan mengguncang posisi mereka.
so while reading book, #keonho listening to phone call by jon brion and recently he needs calm music.
#건호’s playlist:
- Phone Call by Jon Brion (eternal sunshine of the spotless mind OST)
- Dear Heart by Henry Mancini
- Hi Grace by Dominic Fike
- White Keys by Dominic Fike
ok on my second read gw mau apresiasi visualisasi scene 232-234. because yes I'm a sucker for the visuals. LOVE the color and image choices. asap satenya sampe berasa kena muka gw
doa buat teman2 ugm yg saat ini sedang ditekan dan diteror pasca demo dan insiden kemarin malam. juga doa untuk teman2 di bandung dan semua teman2 yg besok melanjutkan turun ke jalan
#jjyutin au inspired by The Before Trilogy
— at June 16th, Yesa and Soren met at a record store in Vienna, when they decided to explore the city together. that was the first and last time Yesa has ever felt so alive.