Gente, eu acho que está na hora de abrir o jogo com vocês sobre FreenBecky.
A verdade é que vocês estão enganados sobre elas. Tudo o que vocês veem e sentem sobre as duas é mentira.
A verdade é que eu estou em um relacionamento sério com a Freen e cansei de esconder isso de vocês. Aqui estão as provas...
@coffebit Dibalik pemberitaan yng kacau tentang presiden, ada daerah yg sangat senang dg programnya presiden, ada pihak2 yg jd sangat benci ke pemerintah, untuk gua yg paling gue suka adl swasembada pangan dan energi (lihat kondisi geopolitik skrg) bayangkan kalo negara ga swasembada?
@namazu_sensei Gimana kalo gua kasih fakta, ada daerah dimana penduduknya mayoritas petani palawija, dimana baru di era pak wowo harga hasil tani dihargai dg harga tinggi, yg dulu bertahun2 singkong hanya 300rupiah paling tinggi 1k skrg bisa sampe 6k. Mereka suka dg kinerja pak wowo
*YANG MAU INDONESIA SEPERTI PRANCIS ITU FIX DUNGU.*
TOLONYA MAKSIMAL. SOK KRITIS TAPI BUTA KONTEKS.
Kalian pikir yang demo di Prancis itu mahasiswa idealis bawa buku? BACA BERITA YANG BENAR, GOBLOK.
Yang turun ke jalan di Paris itu sebagian besar *IMIGRAN AFGHANISTAN, IRAK, LIBYA, MAROKO, IRAN.* Mereka bukan demo demokrasi, mereka demo karena gagal integrasi, karena rasisme dibalas rasisme, karena dendam sejarah kolonial yang meledak.
Yang terjadi di sana bukan "perjuangan rakyat". Yang terjadi adalah *PENJARAHAN, PEMBAKARAN, PENGHANCURAN FASILITAS UMUM.* Toko dijarah, mobil dibakar, polisi diserang. Itu yang kalian mau impor ke Indonesia?
SAMA PERSIS KAYAK TAHUN LALU. NEPAL BERGEJOLAK, KALIAN DI SINI FOMO IKUTAN TERIAK "MAU SEPERTI NEPAL".
Keren? KEREN DARI MANA? Kalian cuma keliatan kayak PION TOLOL DI PAPAN CATUR.
Para dalang di atas ketawa lihat kalian. Kalian yang bakar jalan kalian sendiri, mereka yang ambil kekuasaannya. Kalian yang jadi tumbal, mereka yang panen.
Berhenti jadi bodoh yang bangga. Indonesia punya konteks sendiri. Masalah kita bukan masalah Prancis, bukan masalah Nepal.
🙂↔️