Setelah Raline Shah mundur dari Stafsus Menkomdigi. membongkar ke bobrokan di dalam pemerintah, menyalah gunakan kekuasaan & skandal korupsi, saling suap menyuap
Ternyata busuk & Bobrok di Pemerintahan sekarang, pantas saja Rakyat yg kritis di bungkam media sosialnya
@archeerl Jebolan Militer cuma tau penyamaran, pengendapan, dan angkat senjata saja kah? Sekelah Militer PCR aja ga ngerti sampe harus ada korban Henti Jantung! Apalagi management dll mungkin cuma gelarnya saja.
Akibat Jajaran di isi Militer,
Kegiatan pembentukan program bun di buat ala militer. Cuma ini saja kah kemampuan militer ? Barisberbaris, angkat senjata.
🚨 TAU GA? Komisaris Pertamina bernama Ginka Febriyanti itu berumur 27 tahun 🤯
Ginka merupakan relawan pemenangan Prabowo-Gibran 2024, memerintahkan 70 massa untuk #demo 28 Agustus 2025.
Ga ada background di industri energi!
Kalian di umur 27 tahun, jd apa? #IndonesiaGelap
Makin menjadi aja nih parjo… 🫣😱
Biji kopi robusta belum terlihat merah, tapi petani di Desa Selosabrang, Kecamatan Bejen, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, diperintah untuk memetiknya lebih dini.
Alasannya, lahan kopi yang juga dikelilingi pohon mahoni dan jati itu akan segera dimulai tahapan pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP).
“Sudah bilang (alasannya). Buat markas, perumahan TNI,” ujar salah satu petani kepada media, Minggu (23/5/2026).
Dia mengatakan, kabar tersebut sangat mendadak buat para petani di Desa Selosabrang. Jauh hari sebelumnya, kata dia, tak pernah ada sosialisasi dari pihak manapun, khususnya pihak tentara. Petani kemudian bertemu dengan kepala desa setempat untuk membahas rencana pembangunan batalyon.
“Nggak ada persetujuan dari warga,” ucap Asih. Belakangan, sebuah backhoe warna kuning sudah meratakan jalan di bakal lahan batalyon. Asih menyatakan petani kian geram rencana pembangunan batalyon tetap berlanjut, meskipun sudah ada penolakan. “
“Umpama (lahan) ini diambil, masyarakat Selosabrang mau makan apa,” katanya lagi. Menurut Puger (petani lainnya), ratusan petani menggantungkan hidupnya dengan menggarap lahan secara tumpang sari di lahan milik Kementerian Kehutanan itu.
Sebagian besar orang bertahun-tahun berkebun di sana, meneruskan usaha orangtua, termasuk Puger sendiri.
Diketahui, Presiden Prabowo menargetkan pembentukan 750 batalyon teritorial pembangunan hingga 2029. Selain menangani urusan pertahanan wilayah, satuan baru ini diproyeksikan untuk mendukung proyek ketahanan dan swasembada pangan, salah satu program andalan Prabowo.
Hingga April 2026, Tentara Nasional Indonesia sudah mendirikan 155 batalion teritorial pembangunan. Administratur Perum Perhutani Kesatuan Pengelolaan Hutan Kedu Utara Andrie Syailendra mengatakan perkebunan kopi di Desa Selosabrang berdiri di kawasan perhutanan milik Kementerian Kehutanan. Perhutani, kata Andrie, bertugas mengelola kawasan perhutanan di sana dan hanya memiliki aset berupa pepohonan seperti mahoni dan jati.
"Di Selosabrang itu area KHDTK (kawasan hutan dengan tujuan khusus). Kami tidak lagi menarik (hasil) sharing kopi. Sudah bukan area kewenangan kami.”
Sc: critical. collapse
📹: kompascom
PRESIDEN TUKANG BOHONG?
Untuk programnya dia, bilang duit kita banyak, minta 5T dikasih 10T
Tapi untuk gaji guru, dia bilang gak ada duit karena dikorupsi
Duit banyak Gak ada duit
Kenapa video pak danrem ini viral?
Karena adanya benturan antara jabatan dan perilaku. Dalam perspektif rule of law, aturan seharusnya berlaku sama bagi semua orang mau dia Brigjen, Seskab ataupun rakyat miskin yang sering jadi konten KDM. Karena itu, dugaan ketidakpatuhan seorang pejabat tinggi langsung menarik perhatian publik. Apalagi militer yang saat ini sedang banyak disorot, seperti soal diklat manajer KDMP yang ditangani oleh TNI.
Dalam teori keadilan John Rawls, aturan memperoleh legitimasi jika diterapkan secara konsisten dan tanpa pengecualian. Oleh sebab itu, yang dipersoalkan netizen bukan sekadar insiden larinya, melainkan kesediaan pemegang otoritas seperti Pak Danrem Jogja untuk tunduk pada aturan yang sama dengan peserta lain.