“Saya diserang.” Ada cara berpikir yang sec. fundamental salah: dia menganggap ini soal diri dia pribadi sehingga dia harus bertahan.
Anda tidak diserang, tapi Anda sbg Lembaga Kepresidenan dikritik. Jgn bertahan, Anda harus mendengar, mengevaluasi dg terbuka dan memperbaiki.
SEBAGAI ORANG YANG BELAJAR BAHASA INGGRIS OTODIDAK, INI HAL2 YANG AKU LAKUIN SAMPAI BISA BAHASA INGGRIS!
1. Sering nonton 1-2 film yg pemainnya org Inggris/Amerika asli, diulang sampai puluhan bahkan ratusan kali
2. Tiap makan, nyapu, ngepel, nyetrika, dll., sambil nonton youtube channel yg bahas bhs Inggris or at least dengerin podcast.
3. Selalu setting bahasa HP ke bahasa Inggris (Amerika/British).
4. Sering banget ngobrol depan kaca (self-talk) tanpa peduli salah benernya (nanti dibenerin setelahnya), yang penting ngomong aja dulu
5. Banyak2 ngerekam di hp pas lagi latihan Speaking English
6. Nyari temen bule buat latihan ngomong di platform mana pun (fb, twit, ig, dll.), atau pakai aplikasi yg kayak Tandem, HelloTalk, dll
7. Punya Catatan Vocabulary (kosakata) di hp dan di buku/binder
8. Selalu baca buku atau bacaan apapun dlm bahasa Inggris termasuk Ingredients di belakang kemasan
9. Selalu evaluasi cara ngomong dgn dengerin kembali rekaman dan liat catatan vocabulary yg sudah dicatat.
10. Selalu beranikan diri nulis caption/status apapun dlm bhs Inggris, gak peduli salah benernya di belakang (diperbaikin)
11. Selalu baca kamus, dan skrg selalu buka app kamus
12. Sekarang2 lagi giat latihan speaking pakai Ai kayak voice mode di chatGPT.
13. Selalu luangin waktu baca, denger, bicara, nulis pake bahasa Inggris dlm sehari (gak diskip).
pesan dari 20s yang 3 tahun lagi 30s, untuk adek-adek yang masih masa pendidikan dasar sebagai sesama wni :
1. kalo kalian lahir dari keluarga yang bukan pemilik modal, jangan aneh-aneh ya pas sma. dan jujur menurutku pribadi, mending masuk smk kalo sekarang mah😭
2. les bahasa inggris rek! english penting untuk menunjang karirmu, dan biar bisa apply ke luar negeri
3. sekolahnya yang serius ya. kita wni. kita gak dikasih waktu buat jadi selayaknya anak muda, 27tahun kita sudah dianggap tua
4. isi hidupmu dengan hal-hal positif dan membangun. baca buku, olahraga, perbaiki pola makan dan pola tidur, lakukan apapun yang kamu suka secara rutin sampe kamu menjadi ahli di hal itu
5. gausah pacaran. gak worth it. gak ngaruh apa-apa juga ke hidup kamu. pacaranlah kalo udah siap, ya
semangat adek-adek🫶🏻
Dulu gw persiapan testnya nontonin channel beliau ini. Ada pembahasan detail how to answer correctly
Sekitar semingguan + latihan soal gratis di https://t.co/nCrsz2aeBh dapet overall band 7.5
But disclaimer, I was not a beginner in English, and just needed an exam preparation
Buat lo yang umur 25-35 tahun, mending mulai lakuin 12 kebiasaan ini SEKARANG jangan di tunda lagi nanti telat.
Gampang, masuk akal, dan beneran nyata.
Kebiasaan-kebiasaan ini bakal bikin hidup lo lebih tenang, pede, dan bebas.
Percaya gak? Kalo mau jadi lebih beruntung dalam finansial, karir, jodoh itu kamu harus membuang identitas lamamu. Aku dulu selalu kejebak di pekerjaan yg sama bertahun-tahun, ketemu tipe cowo yg sama, temenan sama pembuli dan itu terjadi berulang kali. Dan setelah banyak merenung, aku sadar kalo ternyata yg salah itu aku sendiri. Aku merasa gak layak untuk diperlakukan dgn baik.
Caraku membuang identitas lama dan menciptakan identitas baru :
1. Berhenti mengutuk diri sendiri. Ucapan adalah doa
Nanya ke CEO
"Loyalty first, or skill first?"
Jawabannya
"Skill first"
Karena katanya secara profesional orang skillful itu selama happy dengan upahnya + budaya kerjanya maka dia akan loyal.
Tapi kalau orang loyal yang tidak skilful, team akan keluar resource minimal waktu buat ngajarin ini orang. Bisa jadi kerjaan berantakan duluan dan akhirnya overal malah lebih mahal boncosnya.
Jadi gitu pak @prabowo
Senior gue di kantor selalu dateng jam 7 pagi. Sebelum semua orang
Tasnya rapi. Mejanya bersih. Kalau briefing, dia paling detail. Paling siap
Gue kira itu karena dia ambisius. Ternyata bukan .....
Banyak yang kaget pas tau gaji di Big 4 ternyata nggak segacor yang dibayangin. 😅
Estimasi gaji bulanan:
• Intern: Rp2–5 juta
• Associate/Auditor Junior: Rp5–8 juta
• Senior Associate: Rp8–15 juta
• Assistant Manager: Rp15–22 juta
• Manager: Rp20–35 juta
• Senior Manager: Rp35–60 juta
• Partner: Rp100 juta+ (bahkan bisa jauh lebih tinggi)
Gaji segini terbilang masih biasa karena di kota-kota besar seperti Jakarta, angka Rp20–30 juta untuk level manajer bukan lagi kategori yang bisa dibilang luar biasa.
Tapi menurut gue tetep worth it, karena yang bikin orang tetap ngincer Big 4 bukan cuma gajinya, tapi:
✅ Brand name di CV
✅ Networking
✅ Exit opportunity ke perusahaan besar
✅ Jalur karier yang jelas
Banyak CFO, Finance Director, sampai petinggi perusahaan yang memulai kariernya dari Big 4.
Jadi menurut kalian, worth it nggak kerja di Big 4? 🤔
Ex-boss gue dulu orang Jerman lulus S1 umur 35 dan S2 umur 38
Bukan karena ga punya duit atau bodoh, tapi emang suka sama kerjaannya dan di company dia ga butuh degree (kerja di pabrik mulai dari forklift driver sampai jadi Country Manager)
Alasan kenapa ambil kuliah? Karena dia mau dikirim ke Indo buat buka cabang. Dan di Indo, syarat untuk jabatan manager and above di PT-nya harus minimal S2 😅 Padahal dia dikirim dari headquarter dan udah punya pengalaman 15 tahun di perusahaan itu
Setuju.
Aku yg anak komunikasi politik skrg lagi belajar ethnography (metodologinya antropologi) untuk memecahkan beberapa research question yg gak kejawab sama BIG DATA.
Suamiku s2-nya ethnographic documentary di UCL. Skrg punya line business audiovisual ethnography namanya ATMAKANTA.
Beberapa project yg masuk surprisingly bkn cuma academic research or film production. Tapi ada juga market research yg datangnya dari multinational companies.
Bicara prospek kerja, harusnya bisa banyak ya. Aku yakin sih soon dengan kecanggihan teknologi, org bakal lebih menghargai pendekatan ilmu-ilmu humanis seperti antropologi.
Tempat buat ketemu wanita
berkualitas:
1. Perpustakaan
2. Coffee shop upscale
3. Kelas fitness (yoga, pilates, run club)
4. Event networking profesional
5. Art gallery & museum
6. Event charity / sosial
7. Airport Lounge
8. Kelas bahasa
9. Farmers market
10. Dog park
11. Kelas masak
ini lah kenapa di umur 20an banyak banget yang mulai hobi baru. jadi rajin nyobain banyak cabor, ikut marathon, daftar kelas yoga/pilates, nyobain free diving, ikut community, kelas masak, pottery dll. karena kalo waktu dihabisin buat kerja doang, our soul will become soulless.
alias there's no spark left in our lives. semakin tua juga semakin banyak 'curiousity' buat nyoba new different things. maybe karena we feel like we're running out of time kali ya if we don't live our life to the fullest.
Lagi rame ini post ternyata, saran aku sih coba browsing di Citizen Remote dan https://t.co/qQ1H8jx4Hv kalo mau tau negara mana aja yang cocok dan mulai browsing Digital Nomad Visa karena itu masuknya residensi visa bukan working visa.
https://t.co/8H4DMXae6m