Setiap kepala punya pikiran dan masalahnya masing-masing. Ada yang dengan masalahnya sendiri mampu mengerti masalah orang lain, namun ada juga yang tidak. Kita tidak bisa saling menyalahkan karena hal itu, pun kita tidak bisa menuntut orang untuk bisa tau kegelisahan kita.
Selamat fans manutd!
Secare gentle kuakui musim ini Liverpool kalah.
Home dan away kalah.
Posisi juga kalah.
Selamat atas kelolosannya ke ucl.
Sebuah pengalaman berharga banget bisa nonton derby northwest langsung dari oldtrafford
Jersey spesial Timnas Futsal Indonesia untuk AFC Futsal.
Terinspirasi dari siluet arsip Specs, merayakan 30 tahun kontribusi untuk sepakbola dan futsal Indonesia_
✅ RESMI : Specs merilis jersey ketiga timnas futsal Indonesia yang akan dikenakan di ajang Piala Asia 2026 (27 Januari - 7 Februari). 🇮🇩
Gimana pengamat jersey? 🤩
#intinyadeh Kepala Balai Taman Nasional Tesso Nilo dpt ancaman pembunuhan.
"Kepala Balai Cabut Laporanmu atau Kepalamu Kami Cabut"
Kantor dirusak, motor petugas dibakar.
Luas kawasan TNTN yg 83rb ha, sisa 12,5rb ha yg masih hutan. Sisanya pemukiman, kebun sawit ilegal.
(1/2)
Every touch. Every action. Elevated.
Dive into the most advanced Match Day experience in series history 😍
Bringing you closer to the action than ever before in #FM26
Nah..
Anggota DPR! Gak bisa jawab kan?
(Bandingin gaji anggota DPR dengan UMR. Indonesia paling gak masuk dengkul dibanding negara lain. Padahal hasilnya juga apa buat rakyat?)
"Pada tahun 1998, teman seumuran saya dibunuh aparat. Pada tahun 2025, Affan, yang sebaya dengan anak saya, dibunuh aparat.
Dia tidak seberuntung para polisi muda, yang ayahnya, dan mungkin ibunya, punya sawah untuk dijual.
Ada otak di kepala. Bukankah para polisi itu bisa menggunakannya? Jika ada otak, apakah jadi polisi?
Tahukah kalian bahwa semua keputusan politik di negara ini adalah hasil pilihan kalian? Kalian bilang, "Kami rakyat kecil. Kami ini bisa apa?" Kalau kalian tidak berarti bagi mereka, tidak mungkin mereka akan datang mengemis suara kalian.
Anda, Pak Polisi, Ibu Polisi, mau sampai kapan kalian menggunakan kekerasan untuk menghadapi rakyat? Kami ini bukan musuhmu, Pak. Kami ini tangan kosong. Kami ini hanya menyuarakan suara kami.
Kami yang tertindas, kami yang bekerja hari ini, tanpa tahu besok apakah masih ada lapangan pekerjaan untuk kami. Kami yang setiap hari harus berpikir, "Budget apa lagi yang harus kami bayar?" Biaya UKT kuliah anak kami lagi yang akan naik. "Berapa lagi yang harus kami cari?"
Kalian kemana? Kalian membela anggota Dewan yang berjoget dengan pendapatan 100 juta per bulan. Tapi kalian memukuli kami yang di luar sini.
Kalian bisa bersikap manis pada para anggota Dewan, pada para pejabat. Tetapi mengapa kalian beringas terhadap rakyat?
Tolonglah, balikkan badan kalian, berjuanglah bersama kami rakyat. Apakah kami harus mengadu ke Damkar? Apakah kalian tidak malu ketika kalian sedikit demi sedikit kehilangan fungsinya?
Ketika kalian diperolok bahwa kalian hanya bisa merazia. Ketika ada pencurian, masyarakat meminta bantuan Damkar. Ketika ada kekerasan dalam rumah tangga, masyarakat larinya ke Damkar. Apakah kalian tidak malu?
Kalian berseragam coklat untuk menegakkan keadilan. Untuk membantu kami yang tidak mengerti hukum!"
Ibu Nana
Warga Kotawaringin Barat
Kalimantan Tengah
30 Agustus 2025