“Gigi bolong bisa bikin jantung rusak… dan banyak orang gak sadar.”
Gigi berlubang = sarang bakteri.
Kalau dibiarkan, bakterinya bisa masuk ke darah → nyampe ke jantung → nempel di katup → jadi infeksi serius (endokarditis).
Yang paling sering terjadi infeksi tenggorokan (radang) yang gak diobati → jadi demam rematik → merusak katup jantung.
Intinya:
• Mulut & tenggorokan itu “gerbang” ke jantung
• Sepele di awal, mahal di akhir
Contoh kasus :
@SINDOnews Kalian aja yang bloon percaya Prabowo berani sama Amerika
Dia itu "budak tulen Amerika"
Baca kesaksian jurnalis allan Noir dan wilten ottmans atau wiranto
Di situ Prabowo di sebut kan punya relasi pribadi dengan CIA dan MOSSAD
HAHHH? demi Allah baru tau kalau harus dimatikan 😭😭
saya selama ini tiap masakan udah matang, kompornya selalu nyala sampai LPG meledak. baru dimatikan ketika rumah sudah gosong
Australia sudah mengalami kelangkaan BBM
Lebih dari seratus SPBU di Victoria kehabisan bahan bakar, baik di wilayah metropolitan maupun regional, yang terdampak oleh lonjakan permintaan
Dampak penutupan Selat Hormuz terus menyebar ke mana-mana
Buat "Tim yang Oral", please be aware ya. Sekarang "oral s*x" sudah menjadi main factor Kanker Tenggorokkan menggeser Rokok dan Alkohol.
Human papillomavirus (HPV) telah menggantikan tembakau dan alkohol sebagai penyebab utama kanker orofaringeal. Galur spesifik ini, yang paling umum adalah HPV-16, menyerang amandel dan bagian belakang tenggorokan, tempat virus tersebut dapat bertahan dan bereplikasi.
Meskipun tubuh mampu membersihkan sebagian besar infeksi HPV, kasus yang menetap dapat memicu perubahan seluler yang berkembang menjadi keganasan seiring berjalannya waktu.
Saat ini, HPV bertanggung jawab atas sekitar 70% hingga 85% dari semua diagnosis kanker tenggorokan di beberapa negara Barat, yang menandai titik balik kesehatan masyarakat.
Penelitian menunjukkan bahwa risiko tertular kanker ini berkaitan langsung dengan riwayat seksual, karena virus tersebut ditularkan terutama melalui seks oral.
Studi menunjukkan bahwa jumlah pasangan seksual seumur hidup yang lebih banyak berkorelasi dengan risiko infeksi yang lebih besar, dengan pria secara signifikan lebih rentan terhadap HPV oral dibandingkan wanita.
Ahli kesehatan masyarakat menekankan bahwa vaksinasi HPV tetap menjadi tindakan pencegahan yang paling efektif, terutama bila diberikan kepada orang dewasa muda, bersamaan dengan peningkatan kesadaran akan risiko yang terkait dengan penularan oral.