@_Rizmaya__@PDemokrat Sebagai aparat pemerintah, Anda harusnya berpegang teguh pada peraturan pemerintah, karna itu ada landasan hukumnya. Anda gak harus ikut hasil dari kesepakatan FKUB, itu cm ormas gak berhak bikin aturan hukum. Kecuali Anda takut yaa
@KPA_Oedji18@_ekokuntadhi Anda jelas gak paham demokrasi. Dalam praktek demokrasi sesungguhnya, tak boleh ada tirani mayoritas pd minoritas. Kedua, Anda ga paham Pancasila & UUDโ45. Makna keduanya jadi sumber hukum di Indo. Artinya semua produk aturan hrs mengacu padanya
@pengarang_sajak@JNECare Kalo bansos yg jumlahnya bgt besar dianggap rusak, kenapa ditimbun? kenapa gak lapor pihak terkait? Lalu kenapa ditimbun diam2, apalagi di tanah orang lain? Banyak hal & kejanggalan yg perlu dijawab. Pak polisi tolong diusut tuntas aktor2 intelektualnya
@_ekopri @pengarang_sajak@DokterTifa Setuju! Dan dari sini qta semua bs liat bhw Wan Ceplok (& kebanyakan politisi pada umumnya) adalah kaum oportunis pemburu kekuasaan. Disintegrasi bangsa? Bodo amat! Yang penting gue cuan!
@yusuf_dumdum Minder akut mereka mas, karna Katolik sbg musuh ideologis mereka dari dulu punya lembaga think-tank, pendidikan & kesehatan yg bagus. Umat Katolik jg (dulunya) banyak yg masuk pemerintahan sbg menteri
@habibthink Pernyataan bodoh bin gila ibu ini cm menarik simpati Parpol ato Ormas2 anti pemerintah aja. Parpol pro pemerintah mana mau rekrut dia? Pernyataan2 ibu ini adalah undangan agar dipinang parpol. Kalopun dipinang ormas ya gapapalah, daripada manyun di rumah