Lha yo tenan. Dan sudah melewati restu saya. Apasaja asal bukan titipan dan bukan jabatan politik, Gus e saya restui. Wis wayahe pintere menambah tempat dr sekedaar podcast, diskusi² seminar, maiyahan. Nek Bangsa butuh, kudu diwenehi.
Sebenarnya lagi, Gus-e sdh terlibat lama dalam perbantuan utk byk hal sprt Pendidkan, Budaya, pertahanan, iptek jelas, dll. Sdh sejak bertahun yg lalu. Kemarin pake peci dan berdasi hanya syariat saja karena 'harus'. Padahal kami ini paling mlz gitu²an 😌
Ee yowis. Di iyani saja. Doakan saja bkerja sesuai kompetensinya, yg sudah jelas bukan Politik dan Utang²an budi taek²an. Sori yee.. Gus e ki pinter tenan. Kerana apa? Ya jelas karena saya temannya! Akuog!
Sedangkan tempat makan terbuat dr bahan yg mudah panas.
6. Kurangnya pengetahuan vendor ttg kontaminasi silang pada bahan makanan, makanan stgh jadi, dan makanan jadi.
7. Tingkat kematangan yg belum benar.
MBG proyek besar, jd sepatutnya tender diberikan pd pihak yg benar2 paham
Beberapa faktor yg menjadikan MBG basi/beracun
1. Kurangnya kebersihan ditempat pengolahan
2. Box yg dipake tdk disanitasi saat pencucian
3. Durasi Waktu dr pengolahan ke penyajian terlalu lama
4. Box ditutup saat makanan masih hangat/panas.
5.suhu saat pengiriman cukup tinggi,
Buat temen-temen Maiyah, simak videonya Mas Sabrang di Mocopat Syafaat tadi malam. Ada banyak clue yg dimunculkan.
Bukan untuk membuat kalian resah, tapi untuk mengajak kita menyiapkan antisipasi.
@Puthutea Ingat,, Sisupala dipenggal Krisna bukan karena kesalahan yg ke seratusnya, tp akumulasi kesalahan dr 1 sampai 99,,begitu jg kemarahan masyarakat saat ini. Mereka udah mengalami penindasan berkali, jd mungkin saat ini udah sampai ambang batas kesabaran masyarakat.
Semangat mas² mbak² Pati. Gasruk terus. Aku ndongakne semoga semua sehat pergi pulang, demo dengan waras, dan tujuan akhir tercapai: owedus mudhun. Gk ada lagi pejabat² guyon, waton ngomong, dan tdk amanah. Gaskeun!! #Patimelawan