Buat yang lupa dan mungkin kembali menyegarkan ingatan
Pada musim 2020 lalu PERSIJA berhasil datangkan 🇮🇩Alfath Faathier (24/DF) usai tinggalkan MADURA UNITED.
Perlu diketahui bahwa Alfath merupakan pemain asli Jawa Barat (Purwakarta) dan merupakan eks penggawa tim PERSIB kelompok usia.
Saat diumumkan tinggalkan MADURA UNITED pasca musim 2019, Alfath dikaitkan dengan banyak tim yang berminat datangkannya untuk musim baru.
Bukan tanpa alasan mengapa banyak tim yang menginginkannya, pasalnya saat itu Alfath merupakan salah satu bek sayap lokal yang secara performa ada di level salah satu yang terbaik di Liga.
Kembali ke saga transfer Alfath, dua tim yang dikaitkan dengan dirinya adalah PERSIJA dan PERSIB.
Mungkin sudah dipersiapkan narasi apabila gabung PERSIB yakni putra daerah yang kembali, ternyata justru Alfath gabung PERSIJA.
Pada video perkenalannya pun dibuat langsung di Bandung, Jawa Barat sekaligus juga dengan konten interview yang rilis setelah diumumkan ke publik.
Kembali ke video perkenalan yang dilakukan di Stasiun KA Bandung, Alfath dengan gimmick memberi tiket keberangkatan ke petugas yant menayakan kepada dirinya "bade kamana, kang?
Kemudian Alfath menjawab "Jakarta, kang"
📸 Ofisial Persija
📸 Bandung Football
Negara kita memang agak lain.
Bangun koperasi desa merah putih 83.000 toko dengan dana 3 Milyar per toko cepat sekali. Walau itu harus dibangun di gunung dan jurang.
Bangun puluhan ribu dapur SPPG juga cepat sekali dengan dana ratusan triliun per tahun Walau banyak kebuang dan jadi lahan korupsi.
Tapi kenapa untuk Bangun jembatan sederhana saja untuk anak-anak sekolah ngak bisa ?
Rasa-rasanya negara kita ini agak laen ya... 😁
Sc:pangeranmanurung
Koops TNI Habema mengejar kelompok KKB yang membunuh pilot pesawat PT AMA Air PK-RCY berkewarganegaraan AS, yakni Nicholas F. Goselin di Balinggama, Sobaham, Yahukimo, dan Papua Pegunungan. KKB tersebut diketahui merupakan pimpinan Elkius Kobak.
>> https://t.co/qeTrUutIuY
Padahal desain itu mewakili identitas/jatidiri, koq bisa2nya mereka niru desain dari yg notabenenya adalah tetangga yg mereka benci. Brarti mereka ga punya jatidiri 😆 dan saking suka sama desain dari @bandungfootball akhirnya colong desain dan bikin buat golongan mereka
Selama ini yang terjadi adalah lack of skill, baik itu hard skill atau soft skill.
Soft skill di sini lebih menekankan ke skill komunikasi dan attitude sih. Demi kelancaran bekerja sebagai team.
Hasil diskusi sama temen: di Indo banyak pengangguran. Tapi pas hiring admin gudang (dengan gaji 2x UMR), nyarinya butuh 2 bulan
Bertanya dengan lemah lembut untuk mencari solusi: sebenernya apa gapnya sih?
- emang skill issue?
- ekspetasi gajinya jauh antara pemberi dan pencari kerja? Kebanyakan nonton TikTok dan segala bacot2an “bare minimum”
- attitude kureng? (both pemberi dan pencari kerja)
- title kurang ajib?
- hal lain? Pressure keluarga?