Nangis nangis terus dan terngiang ngiang sakit di kepala dengan pertanyaan "why me?"
Kenapa harus aku?
Tau pasti jawabannya.
Tapi tetep aja masih mendramatisir.
Aku tau ini tidak baik.
Tapi biarkan aku mencerna ini dulu ya 🙏 beri aku waktu.
@SocietyKnight Diam diam, akupun jg berdoa anakku tidak berprofesi dari salah satu tiga profesi di atas. Dan tidak punya pasangan dari tiga tiganya juga.
Doakan juga ya
Tapi mau curhat ke suami tuh udah kasian. Curhatnya itu mulu. Masalahnya itu mulu. Orangnya itu mulu.
Dia capek sama kerjaannya.
Masak kudu ketambahan toxicnya hidup ini 🥲
Suamiku kalo lihat video anaknya di pondok, dan sepinter itu, nggak pernah bilang
"Siapa dulu doang bapaknya?"
Tapi mesti bilang
"Alhamdulillah pinter nurun ibune"
Terharu sih aku 🥹
@sagistics Hats off my queen!!!
Keren banget nulisnya. Yang baca jadi ikutan kesel dan sangat relate. Kek nggak bisa apa ya jadi baik bentaran aja. Sejahat itukah dunia sama kamu sampe ada bumil aja kamu sensi dan nuduh kemana². Hadeeeeh...
Tetiba nangis kejer sendiri.
Padahal nggak tau yang ditangisi sebenernya apa.
Orang kalo mau haid bisa semelow ini bahkan kadang sebabnya sepele atau nggak jelas..
Tenang itu ilmu yang mahal sekali, ya Allah.
Aku sedang di fase belum bisa berdamai dengan orang² yang menyakitiku. Berpapasan dengannya saja aku ogah melihat wajahnya. Aku tahu ini tidak boleh, aku harus menenangkan hatiku. Tapi rasanya berat sekali.
Abis curhat sambil nangis² ke suami tentang banyaknya permasalahan di TPQ 😭
Lega
Didengerin. Dikasih saran atau pandangan lain. Sangat membantu hatiku yg mungil dan rapuh ini 😓
Akan kuhadapi semuanya walaupun sambil nangis² dan istighfar tiap hari 💪 Asal (juga) ada suami 😄