agree. punya pasangan yang bisa ngobrol sama kita berjam-jam, talking about anything. laughing until our stomach hurt. even still comfortable enjoying each other's silence is a privilege. tolak ukur paten jg buat jadi pasangan. ngga butuh fancy date melulu, quality time it is.
Honestly, I think my childhood trauma came from feeling emotionally distant from my own family. I learned very early to stay quiet about my feelings because whenever I needed comfort or understanding, I felt unheard. So instead of expressing my pain, I started pretending I was okay.
I became someone who cried alone, healed alone, and carried heavy emotions silently. Maybe that’s why I love people so deeply now, because I know how painful it feels to not feel emotionally understood by the people who were supposed to make you feel safe.
And the saddest part is, those family wounds stay with you. They make you overthink, fear being unwanted, and get attached to small acts of kindness because deep down, all you ever wanted was genuine love and emotional safety.
Gw pernah denger cerita tentang 2 orang yang ditakdirkan masuk neraka. Mereka sudah pegang buku catatan amalnya di kiri,
ketika ketemu Allah orang yang pertama langsung disuruh Allah masuk neraka.
Tanpa babibu lagi dia langsung ngacir laro ke neraka. Eh distop sama Allah. Allah nanya ke dia kenapa dia langsung lari mau masuk ke beraka saat disuruh masuk neraka. Dia jawab:
“YaAllah, selama di dunia hamba tidak pernah taat akan perintahmu, kali ini engkau perintahkan hamba untuk masuk neraka, hamba taat”
Tau ga respond Allah?
“Masuklah ke surga ku”
Orang ke dua pas ketemu Allah, dan Allah perintahkan dia masuk neraka orang ini justru kayak jalan pelan, nengok ke Allah lagi, jalan pelan lagi nengok ke Allah lagi
Akhirnya Allah nanya ke dia kenapa dia begitu, jawabannya:
“YaAllah, hamba mengetahui bahwa hamba adalah pendosa yang membuat Engkau murka, tapi yaAllah, hamba yakin kasih sayangMu lebih besar daripada murka Mu”
Jawaban Allah
“Ya benar, kasih sayangku lebih besar dari murka ku, masuklah ke surga ku”
Sudah sepantasnya kita yang percaya Allah Maha Pengampun, pengasih dan penyayang. Jangan jadikan dosa di masa lalu jadi penghalang untuk mendapatkan rahmat Allah, tetaplah berbuat baik, tebus kesalahan di masa lalu dan percaya Allah menyayangi kita. Jangan malah karena dosa kita menjauh dari Allah. Gw pun dosanya banyak banget ini 😭😭😭 tapi gapapa lah tetep mendekat sama Allah aja gw 😭
Ingat kata Allah:
“Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Dan kembalilah kamu kepada Tuhanmu, dan berserah dirilah kepada-Nya sebelum datang azab kepadamu kemudian kamu tidak dapat ditolong (lagi).” (QS. Az Zumar: 53-54).
💚 selamat ya pendukung nol-dua, kalian berkontribusi dalam pembersihan etnis dan nyawa warga palestina, membantu kaum kuffar memerangi muslimin. kelak Allah akan meminta pertanggung jawaban kalian juga.
Bendera kita ditaruh berdampingan dgn bendera Israel,seperti menyiratkan "negara dgn mayoritas muslim terbesar saja mendukung kami...!"
PRESIDEN PALING MEMALUKAN DLM SEJARAH PANJANG RI,
Ya Rabb,maafkan saya krn cuma bisa mendoakan saudara2 kami di Palestina...
Kalian ga salah dengar. Sebagai presiden yg mewakili seluruh rakyat indonesia Beliau mengatakan “ Indonesia siap mengakui israel & membangun diplomasi di tengah2 isu perang dunia “. tapi rasa empati Saya atas kemanusiaan yg rasanya tercabik-Cabik tanpa bisa sedikitpun komplain.
MBG itu gak gratis ya, karna dibayar pake
- sulit nya akses pendidikan yang layaj
- keracunan makanan
- sulitnya lapangan pekerjaan
- pemulihan bencana yang lamban
- gaji honorer yang tak ber prikemanusian
- hilangnya nyawa anak karna tak sanggup beli buku dan pena
Silahkan menjilat kembali dan menangislah kalian semua seperti yang Pern kalian lakukan dulu 10/100
Eh tiap Jae teriak "Free Palestine, louder!" Semua tim eaJ langsung ikut teriak FREE PALESTINE padahal mereka semua orang Amerika. Mereka aja tau ini genosida tapi presiden kita malah (sebagian teks hilang)
Walkot Denpasar dengan berani menyebut presiden sebagai orang yang meng instruksikan penonaktifan BPJS kesehatan khususnya untuk desil 6-10 lewat kemensos.