aku nemu satu kutipan yang artinya cukup dalam :
“kalau aku baik sama kamu, itu bukan supaya mencintai aku, tapi biar kamu sadar kalo kamu sedang dicintai”
menurutku ada ketulusan di dalam kalimat itu. berbuat baik bukan selalu tentang mendapatkan balasan atau bikin orang jatuh cinta sama kita. kadang, kita cuma ingin orang itu sadar kalau ada hati yang sedang memperlakukannya dengan tulus.
Pesan buat para perempuan.
- Tetaplah single sampai ketemu pria yang effortnya bisa ngalahin effortmu ke dirimu sendiri.
- Yang memperlakukanmu dengan baik tanpa harus diminta.
- Yang hadir bukan cuma saat butuh, tapi juga saat kamu butuh.
- Yang konsisten, bukan cuma manis di awal.
- Yang nggak membuatmu mempertanyakan posisi dan perasaanmu.
- Yang bisa memimpin tanpa merasa perlu mengontrol.
- Yang menghargai batasan, waktu, pekerjaan, dan impianmu.
- Yang kalau punya masalah, memilih komunikasi daripada menghilang.
- Yang nggak cuma ingin dicintai, tapi juga tahu cara mencintai.
- Yang nggak mencari perempuan untuk mengurus hidupnya, tapi ingin membangun hidup bersama.
- Yang membuatmu merasa aman menjadi dirimu sendiri, bukan sibuk membuktikan bahwa kamu layak dicintai.
- Yang melihatmu sebagai pasangan, bukan sebagai pelayan, ibu kedua, atau proyek untuk diperbaiki.
Karena menikah bukan tentang siapa yang paling cepat mendapatkan pasangan.
Tapi tentang menemukan seseorang yang membuatmu berpikir:
"Untung aku dulu sabar menunggu."
Cinta yang dewasa terlihat dari:
Dia tetap mengejar mimpinya.
Kamu tetap punya hidup sendiri.
Kesuksesan pasangan tidak terasa mengancam.
Kalian saling mendukung tanpa saling mengontrol.
Dua orang tidak harus kehilangan dirinya untuk menjadi satu tim.
Sebuah kisah sang suami enno lerian Ketika berada di titik terendah dalam hidupnya..
Jujur ini inspiring banget.. semoga kita semua diberikan semangat dan rezeki yang tiba pada waktu yang tepat. Amin🤲
cr~nahdiyyana
Hati gue lagi sedih. Terus gue kebaca Surah Maryam. Kalian pernah baca gak Surah Maryam ayat 26? Di Surah Maryam, ada hal paling penting yang semua wanita harus tau.
“Pas Maryam bersedih, Allah gak nyuruh dia jadi kuat. Allah cuma berfirman: makanlah, minumlah, dan tenangkan hatimu dari segala yang meresahkan.”
Allah juga nyuruh Maryam buat gak ngomong sama manusia di hari itu, dalam nazar diam karena Allah.
Percayalah, sebelum seorang perempuan bener-bener ikhlas sama takdirnya, mungkin dia pernah berada di titik di mana dirinya hampir kehilangan arah karena sebuah takdir yang sama sekali gak dia duga.
Dia pernah ngabisin begitu banyak air mata cuma buat belajar nerima kenyataan.
Jadi, jangan karena sekarang kamu liat dia udah bahagia dan tenang, lalu mikir dia gak pernah ngerasain apa-apa.
aku setuju sama apa yg dikatakan
miley cyrus :
"aku ga pernah berbicara buruk tentangmu.
aku hanya menceritakan apa yg kamu
lakukan kepadaku.
kalo itu membuatmu terlihat buruk, maka masalahnya bkn sama ceritaku, tetapi pd perilakumu sendiri. krn menceritakan kebenaran ttg apa yg aku alami bukanlah bentuk kebencian. itu adalah bentuk kejelasan.
@massdowman Pesan bagus. Sebagai pengingat, usia dewasa bukan awal untuk baru sadar. Muslim yang sudah baligh wajib paham bahwa usaha itu terbatas, doa adalah senjata, dan hasil sepenuhnya di tangan Allah Ta'ala. Bersyukurlah atas nikmat saat ini sebelum Allah Ta'ala mengambilnya.
kata-katanya bagus bgt:
"disebuah titik pada usia dewasa, manusia akan mengerti bahwa porsi dan perannya hanyalah berdoa dan berusaha, bukan menentukan apa yang terbaik baginya. dari semua keterlambatan yang ada semoga kita tidak pernah terlambat mensyukuri apa yang sudah ada selagi semuanya masih ada."
Dulu aku mencari seseorang yang membuatku jatuh cinta.
Sekarang aku mencari seseorang yang cara berpikirnya bisa kupercayai, emosinya bisa dia kelola, nilainya bisa kujalani, dan masa depannya masuk akal untuk dibangun bersama.
Ternyata kedewasaan mengubah definisi “cocok”.
Seporsi adab: berhenti ngurusin hidup orang lain.
Ga nikah, yaudah.
Nikah di usia yang ga lagi muda, yaudah.
Cerai, yaudah.
Punya anak, yaudah.
Milih childfree, yaudah.
Resign, yaudah.
Ganti karier, yaudah.
Mulai hidup dari nol lagi, yaudah.
Kenapa sih harus selalu ada aja yang ngerasa punya hak buat nanya, komentar, bahkan menilai hidup orang lain?
Kenapa susah banget ngerti kalo setiap orang punya timing, keadaan, prioritas, dan cerita yang mungkin ga pernah mereka ceritain ke siapa-siapa?
Yang menurut kita terlambat, bisa jadi justru waktu yang paling tepat buat mereka.
Yang menurut kita salah, bisa jadi keputusan paling masuk akal setelah mereka ngelewati hal-hal yang kita ga pernah tau.
Ga semua harus dikomentari.
Ga semua pilihan harus dipahami.
Ga semua hidup harus berjalan sesuai standar yang kita percaya.
Urusin hidup masing-masing.
Biarin orang lain punya ruang buat ngejalani hidupnya sendiri.
girls, take note!
org yg dapetin kamu pasti beruntung banget, kamu mandiri, kamu full effort, nyambung di ajak ngobrol, bisa kelola emosi, kamu keibuan, kamu ngga gampangan, kamu setia, udah ngalamin susah, dan senang jadi bisa ngerti keadaan, walaupun orang bilang kamu boros, padahal kamu bisa mengelola uang, kamu pedulinya ga main-main sama orang sekitar, dekapanmu tulus, sabar dan penyayang.
Jadi STOP berasumsi kalo kamu ngga layak dicintai, kamu itu berharga dan pantas bahagia.
Dirayakan itu gak selalu soal hadiah kok. Tapi lewat hal-hal kecil, kek dihargai, didengerin, nasihat baiknya diterima, perasaannya dijaga, dan dikasih rasa tenang. Soalnya yg bikin ngerasa dicintai tuh bukan cuma apa yg dikasih, tapi gimana kita diperlakukan. Ada yg mau ngerti, mau saling ngalah, mau belajar dari satu sama lain, dan sama-sama berusaha jadi lebih baik. Karena punya pasangan itu bukan cuma buat nemenin, tapi juga buat tumbuh bareng.