48 Laws, hukum ke 40 "JAUHI MAKAN SIANG GRATIS" 👁️👁️
Dan hal ini terjadi di Romawi loh, bahwa ketika program makan siang gratis dijalankan maka sudah sangat sulit dihentikan.
Jadi di Romawi tahun 123 SM Pemerintah awalnya membuat aturan gandum murah untuk rakyat miskin.
Akhirnya puluhan tahun kemudian, gandum ini digratiskan total.
Akibatnya, jumlah penerima meledak hingga lebih dari 300 ribu orang.
Julius Caesar sampai harus turun tangan memangkas jumlah penerimanya menjadi setengahnya karena anggaran negara terbebani.
Nah meskipun jumlah penerimanya boleh dikurangi, gak ada satu pun kaisar yang berani menghapus program ini.
Kalau dihapus, rakyat bisa mengamuk. Malah, kaisar-kaisar berikutnya terpaksa meningkatkan fasilitasnya dari sekadar memberi gandum mentah, diubah menjadi roti matang, ditambah daging dan minyak gratis.
Nah saking berbahayanya urusan "makanan gratis" ini, Mesir sebagai lumbung gandum utama dijadikan zona terlarang. 👹
Maisar melarang keras para pejabat setingkat senator pergi ke Mesir tanpa izin khusus, karena siapa pun yang menguasai sumber makanan gratis tersebut bisa menggulingkan kekuasaan.
Soo ending nya gimana? Inflasi - krisis lumbung pangan - diserang kaum barbar. Yahh chaos banget saat itu 🐷🐷
Kalian ngerasa ga sih, mall masih rame, antrian kopi masih panjang, restoran masih penuh.
Padahal rupiah lagi di titik terlemah sepanjang sejarah dan ekonomi lagi susah.
Nama fenomena ini adalah Lipstick Effect.
Dan ini justru sinyal bahaya loh!🧵
Ngga kaget, karena udah tau, sebagaimana makar² sebelumnya, mereka selalu bikin kegaduhan, bukan hanya utk mencoreng citra Islam, tapi juga menciptakan perpecahan umat muslim sehingga tidak bisa bersatu, di dalam kitab kaifa hudimat al khilafah karya Syaikh Abdul Qadim Zallum
Secara substansi, strategi yang dijelaskan dalam kitab tsb msh sangat relevan, intinya adalah mencegah adanya suatu kepemimpinan tunggal bagi umat Islam. Barat hari ini lebih memilih membiarkan umat Islam memiliki simbol agama