andai gua cantik sesuai standar masyarakat, gw cmn perlu joget brazil atau lypsinc lagu yg ga gw hapal trus boom viral dmn mn lalu dpt endors dari glad2glow scora scintific trus tinggal slow living
kapan ya aku terbebas dari belenggu budaya merendahkan diri serendah-rendahnya di hadapan manusia lain yang hierarki nya lebih tinggi dalam pekerjaan padahal yang salah atasannya
ALLAHUAKBARRRRRRR aku punya Allah
terhyata aku lebih nyaman menjadi pribadi yang gak se-bubbly dulu, karena sebenernya personality ku emang lemes. Dulu maksain aje. Bubbly kalo lg sama temen2 deket doang sih aku
Women to Women, ada gak yang lagi ngerasain perubahan diri yang gede banget sampe 180 derajat sekarang?
Dulu lo tipe yang bubbly, fun, easy going, gampang akrab sama orang… sekarang malah jadi lebih kalem, pilih-pilih orang, lebih tertutup, agak misterius gitu.
Orang-orang yang dulu deket sama kita mungkin ngerasa kita udah berubah banget, kayak jadi orang lain. Bahkan keliatan kayak kita ngejauh atau sengaja ngindar, sampe mereka ngerasa udah gak kenal kita lagi.
Pernah gak sih kepikiran, kenapa kita bisa berubah sejauh ini?
Momen blank screen pas pergantian episode di Netflix dan bisa ngeliat reflection kita di layar laptop tuh bikin mikir what are you doing with your life.
The fact that women can say “untung gak punya suami” (soalnya ngeribetin) but no man can say “untung gak punya istri” karena mereka butuh istri (yg akan ngurusin mereka)
@Riotvanc It hurts both of them, sama sama terluka tapi bentuknya beda aja. we don't know how many times they fought with themselves before choosing to leave and sometimes, leaving is the hardest decision they'll ever make, not the easiest one. ive been there before💁🏻♀️
Gimana ya, perempuan tuh nyari laki yang bare minimum aja susahnya minta ampun. Kek kita nyari yang ga bakal abusive ke kita physically, mentally, financially tuh kek udah makin sulit. Entah bagaimana society ini membesarkan laki-laki tp kebanyakan dari mereka brengsek, jahat, kasar, tak bertanggung jawab dan merasa berhak.
Makanya aku ga bosen-bosen ngajarin temen2ku supaya tetep bekerja dan berdaya biar mereka punya pilihan. Supaya kalau amit-amit lakiknya berulah kami perempuan punya exit plan. Punya pilihan buat kabur dan menyelamatkan diri.
Aku rasa dengan mudahnya informasi disebarkan sekarang bikin perempuan makin selektif untuk milih pasangan. Bcz wdym, kami ga pilih2, kalau salah pilih kami bisa mati, anak-anak bisa sengsara. Kita gabisa milih dilahirkan dari ortu seperti apa, tapi kita jelas bisa milih mau jadi ortu yang seperti apa termasuk kita bisa milih calon ayah dari anak-anak kita seperti apa. Ya kali milih incels, misoginis, patriarkis 🥴🥴 gw mah ogahh
Persetan kalau ada gelombang kesepian pada lelaki sapa tau memang itu titik balik nya supaya both gender bisa kerjasama dan membangun masyarakat yang lebih baik.