"as a woman I have so much empathy for my mother, but as a daughter I have so much anger"
resonated deep to me karena memang hubungan ibu-anak perempuan memang kompleks sekali, rasa sayang, rasa marah, rasa ingin memperbaiki, rasa ingin pergi jauh.. tumpah ruah jadi satu
i hope kurikulum di indo ngajarin soal apa itu misogynist, patriarki, feminist, homophobic, dll. ga paham kenapa isu sepenting itu ga dituntun oleh guru/orang tua... they always talk about academic and number.
🐢 : “cepat sembuh ya dd.. ayo kita berlari (tampil) lagi brg brg… semangat 👍🏻”
🦊 : “ayo kita berusaha tanpa menyisakan penyesalan, LET’S GO DD ❤️🔥❤️🔥”
🦅 : “semoga cepat pulih ya dd 👍🏻”
🦔 : “syukurlah kita masih bisa tampil di atas panggung brg brg 😊ayo dd nnti kita brg brg kasih penampilan yang keren banget ya 🔥🥶”
abang2nya pasti tau ya… dd nya lagi butuh banget disemangatin… don’t separate my family… dd liat… abang2nya syg dd bgt loh… dd jangan overthingking ya… pet sembuh dd 🥹💗
queer media was never made for y'all to project ur heteronormative fantasies. kalo masih obsessed nyari "siapa cowoknya siapa ceweknya" di relationship yg jelas" queer, maybe u're the problem. stop calling it queer representation when all you're doing is recycling hetero dynamics
“Mania” tu kesannya komunitas solid die hard kayak “mancing mania”, “kicau mania”. Kalo diganti jadi “enthusiast” gitu kesannya nerd misal “kicau enthusiast” kayak man shut yo bitch ass birds up
queer media is representation of queer irl and safe space buat queer & ally, bukan hanya tempat untuk muasin fetish. being into rps mlm/wlw ≠ ally. if you still think being queer is a sin, then please don’t consume it :/ fetishizers gak berhak konsumsi queer media.
makanya gue benci, queer media yg harusnya jadi safe space malah dipenuhi homophobic dan gay fetishizers. don't call it an rps if all u do is force heteronormative dynamics into a queer ship. u're not talking about queer love, u're just repainting straight relationship dynamics
i'm sorry for being a party pooper. but i NEVER agree with sh as aisha agenda. we also know that sh is a MAN. memberikan nama panggilan feminine lain bisa kok guys ke sh tanpa harus misgendering. aisha itu mutlak artinya untuk perempuan. tolong, as a queer gue marah banget sh—