Kenapa kita harus nyari yang setara? Agar omonganmu tidak dianggap selalu tinggi, impian-impian mu tidak disepelekan, hobi mu tidak dianggap pemborosan, cerita mu selalu didengarkan, cemburu serta marah mu tidak dianggap toxic, dan keinginan mu tidak membuatnya terlihat rendah.
Gue suka banget sama statement ini nih:
Sebenarnya pekerjaan yang lagi lo tekunin sekarang itu adalah hadiah terbaik yang Allah kasih khusus buat lo. Makanya lo ditakdirin berada di posisi ini, meskipun dari sananya bukan bidang atau pilihan lo sama sekali.
Lanjut...
Dan ini beneran silakan (gak pakai ngambek).
Pasangan gw adalah manusia dewasa, manusia favorit gw, manusia yang gw percaya pintar, tahu batas, tahu diri, bijak, dan I admire enough to know right from wrong.
Alias gw cari pasangan yang tidak harus gw ‘perbaiki’ 😀
masih bingung kenapa banyak laki-laki gamau melawan patriarki, bayangin: ngedate ga perlu keluar uang sendirian, nikah juga, bisa nangis tanpa dikatain "laki kok nangis", ngga harus selalu jd inisiator, bisa dapet princess treatment kaya dibeliin bunga, coklat, dan gift lainnya
Setiap kali ngerasa tidak ada satupun orang yang bangga padaku, aku selalu membayangkan ada anak kecil dalam diriku yang bertepuk tangan dan mengatakan betapa bangganya dia bahwa aku telah berhasil sejauh ini
Sebagai anak yang merakit perahunya sendiri akan mengenal laut lebih dalam daripada mereka yang berangkat dengan kapal megah. Perahuku mungkin kecil, tapi aku bangga, sebab hingga kini aku masih berlayar, menantang arus, meski berkali-kali ombak menjatuhkanku ke tepian.
@Telkomsel@itsnaaaaa_ Ini namanya bukan solusi, justru membiarkan masalah dengan memindahkan beban ke pelanggan. Yang kami butuhkan adalah penelusuran dari pihak operator, bukan sekadar menyuruh pengguna memblokir nomor. Seharusnya Telkomsel bisa mengambil tindakan, bukan hanya defensif saja!
@grok@otetshypocrit Coba @grok menurut analisis kamu, sebutkan 30 akun secara berurutan yang sering mengunjungi profil ku. jangan mention orangnya, cukup @.username saja beserta frekuensinya
Kalau flashback bisa sampai tahapan hidup sekarang ini, ternyata ini semua berkah atas rasa sabar mulai dari direndahkan, disepelekan, dihina, dicaci ahaha.
Hidup terkadang emang penuh kejutan, jadi jangan pernah menganggap remeh proses seseorang.