"Berada dalam lingkaran kekuasaan memang sangat manis, bisa membuat orang lain dipaksa menerima apa yang tak mampu mereka lawan dengan alasan prosedural. Di pecundangi keadaan"
Lantas harus bagaimana, tempat yang ku kira adalah rumah, bahkan tak pernah menganggapku sebagai keluarga. Lalu ada yang berseloroh "Mungkin jilatanmu belum basah". Memang seharusnya di ludahi saja.
HP Android lo lemot?
Jangan buru-buru beli HP baru.
HP lo bukan rusak. HP lo KOTOR.
Gue bersihin HP Android yang "udah waktunya ganti". 15 menit kemudian, lancar kayak baru.
Aplikasi bloatware sampah dari parik. App numpuk. Cache meledak.
Ini cara bersihinnya:
Manajemen karier tendik bukan sekedar Absensi & SK. Tapi soal arah, pengembangan, dan kepastian masa depan. Institusi besar seharusnya paham itu. Jika Tidak Sanggup Membuat Peta Konsep Semacam ini, Lebih Baik MUNDUR.
Menyandang gelar “universitas Muhammadiyah tertua” tapi lupa satu hal penting: Jika pengelolaan SDM bukan di tangan ahlinya, yang tua cuma namanya. SDM bukan soal jabatan, tapi kompetensi. Jika kepala SDM tak paham SDM, wajar progres ikut menua. SDM tak berkembang.
Kepemimpinan yang lemah dan kurangnya kompetensi di bidang manajemen SDM berdampak negatif pada kinerja Institusi. Keputusan yang diambil seringkali tidak tepat sasaran. Perlu adanya evaluasi kinerja dan peningkatan kompetensi yang signifikan untuk memperbaiki situasi saat ini.