@DitjenPajakRI@kring_pajak
Apakah pekerjaan konten kreator masuk kategori pajak UMKM jika di bawah penghasilan 500jt dengan NIB Perorangan bukan atas nama Badan. atau pake pajak progresif?
@txtdrimedia ibu cuman kehilangn lukisan. lukisan dan barang lainnya bisa dibeli lagi.
sedangkan rakyat kehilangan kepercayaan, bu. kepercayaan sekalinya hilang gak akan sama lagi.
skrg mungkin lukisan ibu dijrah. suatu saat kalo rakyat marah mungkin jembut ibu dicabutin satu per satu.
Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan logo dan tema Peringatan HUT Ke-80 Kemerdekaan RI Tahun 2025 di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu (23/07/2025).
HUT ke-80 Kemerdekaan RI tahun ini menjadi penanda memasuki era baru: era kolaborasi yang lebih inklusif, partisipasi yang lebih luas, dan harapan yang dibangun bersama. Identitas visual HUT ke-80 Kemerdekaan RI hadir sebagai penyatu bentuk, semangat, dan narasi kolektif seluruh rakyat Indonesia, dari yang tinggal di pelosok desa hingga yang menetap di pusat kota.
Mengambil tema “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, inilah visi besar negara yang diperjuangkan bersama oleh para pemimpin dan seluruh rakyat Indonesia.
Logo dan pedoman resmi identitas visual Peringatan HUT Ke-80 Kemerdekaan RI dapat diunduh melalui tautan https://t.co/UYXlrRxmm6
#KemensetnegRI
#HUT80RI
#BersatuBerdaulat
#RakyatSejahtera
#IndonesiaMaju
Setelah dinanti-nanti,
Setelah banyak perusahaan berusaha bikin versi non-resmi demi bisa segera mulai promo atau kampanye hari kemerdekaan,
Setelah tertunda sejak hari Jumat lalu,
akhirnya hari ini logo HUT RI ke-80 diluncurkan oleh Presiden.
@akulezy Minimal kalo emang asli, dia mau video call dan kasih bukti langsung Dompet dan identitas yang dia temukan. Modus seperti ini sudah lama terjadi.
@akulezy Sebenarnya hal kaya gini udah lama, kalo kamu merasa ada masalah dengan dompetmu tiba tiba ada ngaku nemuin. Mereka cuma ngaku ngaku aja. Padahal itu penipuan.
Seorang nasabah prioritas dari salah satu bank swasta ternama di Surabaya menjadi korban penipuan online yang mengatasnamakan layanan customer service.
Akibat kejadian ini, korban kehilangan uang hingga Rp38,8 juta dari rekening tabungannya.
Korban, Mulyanto Wijaya, mengaku awalnya merasa ragu saat menerima panggilan telepon dari seseorang yang mengaku sebagai petugas customer service bank tempat ia menjadi nasabah.
Namun, ia akhirnya mempercayai penelepon tersebut karena orang itu dapat menyebutkan secara rinci data pribadi miliknya, termasuk nomor rekening, nomor kartu ATM, hingga nama ibu kandung.
Dalam percakapan tersebut, pelaku menyebut bahwa terdapat transaksi mencurigakan berupa pembelian pulsa senilai Rp5 juta.
Korban diminta untuk segera melakukan pemblokiran agar dananya tidak terkuras.
Karena khawatir, Mulyanto mengikuti seluruh instruksi dari penelepon tersebut. Namun alih-alih melindungi dananya, saldo rekeningnya justru terkuras habis hingga lebih dari Rp38 juta. Dana tersebut semula akan digunakan sebagai modal usaha.
“Saya tidak menyangka data pribadi saya bisa diketahui dan disalahgunakan seperti sini. Saya merasa sangat dirugikan,” ujar Mulyanto.
Simak berita selengkapnya hanya di https://t.co/KVtS3FGfOa
#HardNews_Sosial #NewsOne #CariBeritaditvOne #PenipuanCSBank #Nasabah #Surabaya #NO02