Aku selalu takjub dengan istiqamah beliau dalam salat. Saat banyak orang sibuk menilai orientasi orang lain, beliau mengingatkanku bahwa urusan hidayah adalah urusan Tuhan.
Setiap kali aku menunda salat, beliau selalu berkata, “seberat apa pun pergulatan hidup seseorang, jangan pernah tinggalkan salat. Karena mungkin itulah jalan pulang yg selalu tersisa.”
Dari beliau aku belajar bahwa seburuk apa pun keadaan seseorang, jangan pernah memutus hubungan dengan Tuhan, dan kalimat itu selalu tinggal lebih lama daripada yg beliau kira.