Trimo Lungo (Terima lalu Pergi). Menerima keadaan, lalu melangkah pergi.
Trimo Lungo bukan tentang menyerah, melainkan tentang tahu kapan harus berhenti memperjuangkan tempat yang tak lagi menginginkanmu.
Ungkapan Trimo Lungo tidak mengandung makna dendam. Justru ia mencerminkan kedewasaan:
"Menerima apa yang tidak bisa dipaksa, menjaga martabat, dan memilih melangkah tanpa harus membalas luka"
@meiyinfrd Oh serupa jg ni kak kyk kami setelah jogging tiba2 ada akong2 yg ngasi uang 50rb tpi dia ngomong sih “nih buat jajan” usut punya usut emg dia org kaya yg sering sedekah sekalian jogging🤣
@margiyanto777@LambeSahamjja Apanya yg kyk mana? Ya biasa ajala yg penting kebutuhan dia ttp terpenuhi fasilitas masi ada, masi ada itu power si samb* pasti makanya bisa gitu dia yg katanya di dlm sel
setuju, menurutku orang yang suka iri dengki, nyindir, bahkan ngehasut orang buat benci kita itu nunjukin value dirinya yang dia tau dia ga punya kualitas sebagus kamu.
@KucengTerbanggg Izin menjawab
Bakwan tanpa wan (Bak)
Pasta tanpa pas (Ta)
Ayam tanpa ay (Am)
Susu tanpa su (-/gaada huruf)
Hasilnya:
Baktaam
Bisa dibalik:
Maatkab sawadikap chan rak khun loy