@kdrama_menfess hmmm … better gausah hype ini ya. meski identik dengan ogoh-ogoh yang looknya serem, nyepi sama sekali bukan perayaan yang dikaitkan sama horror atau kengerian lain. nyepi tuh hari raya suci, ibadah besar, waktunya sembahyang, dan bersyukur.
ini menurutku, yang terlahir hindu.
(Help ❤ & 🔁)
Haloo, minggu ini aku buka jasa konseling online/offline (area Surabaya) untuk tanggal 15 - 19 Juni
Jadwal sesi yang tersedia:
Senin - Jumat (11.00 - 22.00)
Kalau minat, boleh langsung tanya-tanya di PM ya ✨
Makasih gaes ✨
#konselingpsikologi#zonauang
Dlu punya dosen g suka banget sama Seblak tp krn dia tau sejarahnya.
Pecinta seblak 🙏🏻mohon jgn tersinggung. Ini cuma cerita dosen.
Jadi dosenku S2. Beliau berkata bahwa kalo makan seblak itu penghinaan buat pendidikan yg telah ditempuhnya. Ktnya
“Saya kuliah smpe S2 ya kali makan seblak”
Akhirnya beliau cerita, bdw beliau ini termasuk dosen sepuh, krn yg diajarnya juga bahkan sudah jd dosen dan teman sejawatnya sekarang. Alasan dia benci seblak dan anggep bahwa seblak adalah makanan hina buat dia, kt beliau sejarahnya seblak itu makanan buat orang miskin.
Dulu, sebelum mengenal rupiah, orang juga pakai barter untuk membayar jasa. Jadi ada tuh ART yang dibayar pakai beras, minyak, buah dll. Suatu hari majikan ART ini ga punya beras dan hanya punya kerupuk. Akhirnya diberikanlah ART ini sekantong kerupuk.
ART ini memiliki banyak anak, dia berpikir kalo misal kerupuknya digoreng, dia harus mengeluarkan uang lagi untuk membeli minyak. Akhirnya berpikirlah dia untuk merebus kerupuk ini. Seblak itu aslinya dulu cuma direbus dan diberi sedikit saja garam. Setelah jadi makanan kerupuk rebus atau seblak ini pun dibagi ke anak2nya.
Jd klo kalian mau tau rasa asli seblak? Ya cuma direbus dan dikasih garem aja dikit. Itu. Tanpa tambahan apapun.
Ini alasan dosenku g suka banget seblak. Krn sejarahnya gtu katanya.
Tp aku meski dh tau kdg msh makan seblak sih krn seblak jaman now enak 🤭
Tp buat beliau makan seblak itu penghinaan.
my opinion doesn't count for shit but please make more video games that focus on story and lore and interactions and don't revolve around having the most popular VAs and hyper realistic graphics. give me janky mechanics and a story that decimates me
SEAblings, and southeast asian media..
This is just an appetizer-sized prove of a country that criminalize the innocents, and “innocentize” the criminals.
Jujur ya mahasiswa dan masyarakat sekarang lebih pinter loh, ga lagi berkoar koar di depan gedung politikus yang sudah di setting untuk kosong, tapi memanfaatkan spotlight jalanan ibukota, banyak banget gedung gedung tinggi yang dimana para manusia, orang orang penting, pengusaha pengusaha, bisa melihat langsung kejadian tersebut dari balik jendela, media juga lebih banyak yang datang dan menyoroti, keren 🙌🏻😭🔥
SEAblings and everyone really, please retweet posts from Indonesia about their current situation, as to what I'm hearing, their own media doesn't dare speak of it!
For my non-Indonesia OOMFS, I apologize in advance if you feel bothered by my RTs about today's demonstration posts in your timeline.
You're free to mute me BUT PLEASE if you feel kind enough and want to help, please help RT those stuffs as well.
Thank you!
For those who want a bit more context: a massive student and worker protest is unfolding in Indonesia’s capital in response to the Prabowo government’s decision to raise fuel prices, alongside other policies that many Indonesians are calling corrupt because they deepen the burden on working-class Indonesians already struggling with rising living costs and a weakening rupiah.
What’s fueling the anger even further is the broader feeling that economic pressure is being pushed downward onto ordinary people while major policy decisions continue to favour politicians and the ultra wealthy.
Just last year, Indonesians protested over the same kind of government corruption, which led to a crackdown on its own civilians using military force in cities like Jakarta and Bandung, resulting in multiple deaths and injuries, including those of students.
This situation, however, embarrassed the Probowo government, as people from all over the world began paying attention and massed mobilised to send food, medical/legal aid and financial donations via apps like Grab and Ojek (the region’s equivalent of Uber) the movement received particularly strong support from people across Asia, especially Southeast and East Asia, while also drawing contributions from around the world. This is why Indonesians are asking the world pay attention to their country again.
kita dicegat. didorong. mereka ga memperbolehkan kita masuk ke Bundaran samsek karena “mengganggu aktivitas masyarakat”. Emang kita mahasiswa apaan? Pisang ambon???