Pernah nggak nonton drakor cuma karena iseng, tanpa ekspektasi apa pun, tapi ternyata malah bagus banget dan akhirnya jadi salah satu drama favorit kalian?
Me: Pernah pas nonton prison playbook! Awalnya kukira drama ini genre thriller dan ceritanya berat. Ternyata ringan banget dan vibesnya seperti reply series!! 😭🫶 komedinya juga 10/10 cocok di gue yg receh 😭🤣
kalau kamu tumbuh di rumah yang setiap habis berantem cuma diakhiri dengan silent treatment lalu ga lama kamu harus langsung switch ke “nothing happened” mode, pura-pura semua baik-baik aja tanpa closure, tanpa maaf, tanpa ngobrolin, perasaan sama sekali, maka itu bukan cuma “kebiasaan keluarga”. itu adalah pelajaran paling awal yang kamu dapat soal perasaan, bahwa emosi itu mengganggu, berbahaya, dan lebih baik dipendam sendiri daripada diungkapin, dari kecil kamu diajarkan bahwa vulnerability = risiko, jadi otak kamu sekarang otomatis memilih emotional shutdown setiap kali mau open up, makanya susah banget buat bilang “aku sedih”, “aku marah”, atau bahkan “aku butuh kamu”, bukan karena kamu ga punya perasaan, tapi karena inner child kamu masih takut kalau mengungkapkan apa yang ada di hati, rumah akan hening lagi dan kamu harus sendirian dengan luka itu, ini warisan yang ga kamu pilih, tapi sekarang kamu bisa ubah.
dari kecil aku gak terbiasa dipeluk, gak terbiasa cerita, gak terbiasa berekspektasi, gak terbiasa mengeluarkan pendapat.
jadi sekarang kalo ada orang yang meluk aku pas lagi sedih, dengerin aku pas lagi cerita tanpa dipotong, dibiarin aku berekspresi apa yang aku rasakan, dipersilahkan mengeluarkan pendapat, jujur i will gift everything i have bcs im happy so big happy
dari kecil selalu disalahin mulu sama orang tua, no wonder sekarang tiap ngobrol sama mereka langsung awkward banget dan gampang meledak padahal mereka belum bilang apa-apa.
tubuhmu udah betray duluan:
• badan langsung tegang tanpa aba-aba
• otak langsung overdrive, loading ribuan alasan + defensive answers
• posisi udah siap fight or flight sebelum disalahin
tau kenapa? karena dulu, sebelum kamu sempat buka mulut buat explain apa pun, udah langsung guilty duluan.
salah gerak = langsung jadi prime suspect.
diem = “kamu ga dengerin ya?!”
ngomong = langsung diinterupsi dan dibantah
kan udah dibilang, ga ada satupun manusia yang bisa kamu jadikan sandaran total, people change suddenly like the weather, hari ini kamu penting banget di hidupnya, besok belum tentu
kalian pernah nggak sih?
habis ngobrol sama seseorang, pulang-pulang malah muter ulang percakapannya di kepala.
"harusnya tadi aku jawab gitu."
"ih kenapa ya aku ngomong itu."
"dia jadi ilfeel ngga ya?"
ternyata ini ada penjelasannya juga lohhh
Ada orang-orang yang nggak punya tempat buat bercerita. Nggak punya teman yang bisa dihubungi kapan saja ketika lagi capek, sedih, atau cuma butuh ditemani ngobrol. Bahkan ke keluarganya sendiri, mereka nggak bisa sepenuhnya terbuka. Akhirnya, hampir semua hal dipendam dan dihadapi sendirian.
Padahal hidup mereka juga nggak selalu baik-baik saja. Ada hari-hari di mana semuanya terasa berantakan, ada masa ketika mereka kehilangan arah, bingung harus cerita ke siapa, dan merasa benar-benar sendirian. Mereka juga sering nangis, overthinking, dan kelelahan menghadapi banyak hal yang nggak pernah orang lain lihat.
liat temen-temen kita yang lagi hancur mentalnya, tapi malah jadi super sibuk upgrade diri.
• gym makin rajin.
• tidur lebih disiplin.
• posting progress badan makin sering.
• nyobain semua cabang olahraga.
• beli sepatu kalcer meski pricey, tetap gas
tiba-tiba jadi paling aware sama kesehatan badan, mereka ga lagi cuma nangis doang, mereka mengalihkan sakit hati jadi bahan bakar.
ini namanya high functioning heartbreak, kondisi di mana hati lagi hancur berantakan, tapi dari luar keliatan stabil, produktif, bahkan “baik-baik aja”.
kamu gaperlu meledak ledak untuk nunjukin kamu kecewa. cukup diam dan pelan-pelan menghilang dari hidupnya. karna kehilangan adalah hadiah yg pantas untuk sesuatu yg tidak dihargai
#KimMooyul bilang pertama kali tahu #TeachYouALesson ranking no. 1 Global non-english tuh karena dikasih tahu sama sutradaranya. Pas dia mau ngasih tahu ke istrinya, dia sampai nggak bisa berkata-kata karena terharu, dan jadinya cuma bisa nangis sambil meluk istri dan anaknya 🥹
Dia bilang, untuk ke depannya sebagai pasangan suami istri mungkin aja bakal mengalami hal-hal sulit. Tapi, dia berharap dia selalu ingat momen saat itu pas mereka berpelukan itu di dalam memorinya dia.
Kata #YoonSeungah suaminya tuh bukan orang yg gampang nangis. Bisa dihitung berapa kali suaminya nangis. Tapi di momen itu, untuk pertama kalinya dia liat suaminya nangis.
"𝘚𝘦𝘤𝘢𝘳𝘢 𝘱𝘳𝘪𝘣𝘢𝘥𝘪, 𝘬𝘢𝘳𝘦𝘯𝘢 𝘢𝘬𝘶 𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘤𝘶𝘬𝘶𝘱 𝘭𝘢𝘮𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘺𝘢𝘬𝘴𝘪𝘬𝘢𝘯 𝘱𝘦𝘳𝘫𝘢𝘭𝘢𝘯𝘢𝘯 𝘬𝘢𝘮𝘪 𝘥𝘢𝘯 𝘫𝘶𝘨𝘢 𝘱𝘦𝘳𝘫𝘢𝘭𝘢𝘯𝘢𝘯 𝘒𝘪𝘮 𝘔𝘰𝘰𝘺𝘶𝘭 𝘴𝘦𝘣𝘢𝘨𝘢𝘪 𝘢𝘬𝘵𝘰𝘳 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘥𝘦𝘬𝘢𝘵, 𝘱𝘦𝘳𝘢𝘴𝘢𝘢𝘯𝘬𝘶 𝘫𝘢𝘥𝘪 𝘵𝘦𝘳𝘢𝘴𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘣𝘦𝘥𝘢 𝘥𝘢𝘯 𝘭𝘦𝘣𝘪𝘩 𝘮𝘦𝘯𝘥𝘢𝘭𝘢𝘮. 𝘑𝘢𝘥𝘪, 𝘬𝘶𝘳𝘢𝘴𝘢 𝘢𝘬𝘶 𝘩𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘢𝘵𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘴𝘢𝘵𝘶 𝘬𝘢𝘭𝘪𝘮𝘢𝘵: '𝘒𝘢𝘮𝘶 𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘣𝘦𝘬𝘦𝘳𝘫𝘢 𝘬𝘦𝘳𝘢𝘴.' 𝘠𝘢, 𝘪𝘵𝘶 𝘢𝘥𝘢𝘭𝘢𝘩 𝘬𝘢𝘵𝘢-𝘬𝘢𝘵𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘱𝘦𝘳𝘵𝘢𝘮𝘢 𝘬𝘢𝘭𝘪 𝘵𝘦𝘳𝘭𝘪𝘯𝘵𝘢𝘴 𝘥𝘪 𝘱𝘪𝘬𝘪𝘳𝘢𝘯𝘬𝘶, 𝘥𝘢𝘯 𝘫𝘶𝘨𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘱𝘢𝘭𝘪𝘯𝘨 𝘪𝘯𝘨𝘪𝘯 𝘬𝘶𝘴𝘢𝘮𝘱𝘢𝘪𝘬𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘱𝘢𝘥𝘢𝘯𝘺𝘢."
Semangat hari Senin 💪🏻
#SeoHyunJin: “Buat kalian yang masih 24, 27 tahun. Masih belum terlambat!!! Setidaknya sekarang, di tempat yang kalian mau, di jurusan yang kalian mau, pokoknya, diri kalian di ‘hari ini’ tuh diri kalian yang termuda!!! Semangat!”
Eğer yükün sana ağır geliyorsa sesini çıkarmaktan çekinme. Ben artık taşıyamıyorum demek teslim olmak demek değildir yola devam edebilmek için güç toplamaktır. Tek başına çiçek açmaya zorlama kendini yağmura ihtiyacın olduğunda bunu kabul et
Semua cast tyal nih emg istilahnya bukan hallyu, bahkan sebelum tyal tayang, followers muyeol ama kijoo aja cuma ratusan ribu, rookie" aktor juga bkn dr yg ternama, Tapi berkat tyal ini dari main cast maupun support cast dapat respon sebesar ini huhu terharu🥹