Sadar gak sih, perdebatan "pilih merk atau harga" ini muncul cuma karena negara gagal total nyediain air keran yang layak minum langsung di rumah kita? Hak dasar rakyat dikomersialisasi, dijadikan bisnis korporasi, lalu kita dipaksa bayar demi sesuatu yang harusnya gratis/murah. 🙃
Halo, presiden biadab @prabowo. Saat mengundang 7 pemred kenamaan ke Hambalang sampean dicecar perihal keberlanjutan embege di saat negara berpotensi menghadapi problema moneter dan fiskal karena perang yang berkecamuk di timteng. Dengan lantang sampean mengatakan, "Tetap saya jalankan! Lebih baik saya memberi makan rakyat saya daripada uang itu dikorupsi!"
Lihat ini. Pemberian makan sampean tak sesuai target, tak bergizi, yang diamanahkan ketahuan basah korupsi, dan ekonomi negara yang sampean pimpin carut-marut!
Mundur!
Ada lembaga yang sudah “berbohong”berpuluh-puluh tahun karena nggak sesuai sama namanya: PDAM, Perusahaan Daerah Air Minum.
Soalnya, kita nggak bisa langsung minum dari keran.
Boro-boro langsung bisa diminum. Di beberapa daerah, kualitas airnya keruh, kadang berbau, bahkan kadang mati bergilir saking susahnya.
Alhasil, kita harus masak dulu air bakunya, atau ya mengandalkan air isi ulang atau galonan. Padahal, ini kebutuhan dasar manusia dan kita beli pake duit untuk itu.