yang ngomong mahasiswa diem doang, mahasiswa ga seberani dulu. SABAR KOCAK. lu kira demo bisa di rundingin dalam 1 hari, butuh koordinasi bem dari semua univ di indo. harus nentuin dulu tgl yg tepat, bikin pengumuman resmi dll.
dan jangan ngandelin mahasiswa doang, kalo mau demo besar besar, kalo pengen makzulin wowok. semua lapisan masyarakat harus turun ke jalan. gabisa cuman ngandelin dari 1 golongan doang
Andaikan Prabowo bilang gini:
"Kami putuskan KOPDES & MBG tutup total mulai hari ini"
Beuhh, apa ga meroket IHSG 😅
Rupiah langsung menguat ke 16000
Andaikan Prabowo bilang gini:
"Kami putuskan KOPDES & MBG tutup total mulai hari ini"
Beuhh, apa ga meroket IHSG 😅
Rupiah langsung menguat ke 16000
Tau ga sih ini udah (hampir) kaya 98? Pergerakan kita diawasi, kekuasaan polri jadi lebih gede. Lambat laun bisa muncul efek takut skala besar, trus warga jadi gamau lagi kritik pemerintah atau aparat karena nanti bakal dibungkam/diculik.
If this law passes, we're fucked.
Kalau teman-teman belum tau, inilah tampak sekilas hutan Beutong Ateuh. Dan sampai hari ini, masih ada teman-teman yang yang membersamai masyarakat untuk mempertahankan hutannya. Jangan takut untuk melawan ya ‼️🌀🌪️🙏🤍🫂
mksd gue… kenapa sih lu semua seambi itu utk ngancurin rakyat dan negara ini… kayak… harta lu jg udh triliunan… triliunan tuh ribuan miliar… miliar tuh ribuan juta… ga akan abis jg… kita sbg rakyat could never compete dgn garjimut ini…
Sedih sih gue. Orang2 sekeren ini gak laku di negara yg gw cintai. Yang dipilih malah badut gemoy & sidekicknya yg dipoles bedak 5 kilo. Apek bener.
Bangga kali punya presiden muda yg pinter dengan para pembantunya yg intelek, berwibawa, cerdas, berintegritas & sarat pengalaman.
harga barang yang berpotensi naik,
efek 1 $USD = Rp.18.000
tapi tenang sobat, tidak akan ada demo. selama bbm tdk di naikkan harganya. @prabowo tau banget soal ini.
1). Mi instan
2). Tahu dan tempe
3). Tepung terigu
4). Roti dan kue
5). Smartphone / Handphone
6). Laptop dan komputer
7). Komponen PC (seperti RAM, kartu grafis/VGA, dan prosesor)
8). Daging ayam potong
9). Telur ayam ras
10). Obat-obatan (baik generik maupun obat paten)
11). Suplemen dan vitamin impor
12). Alat kesehatan (seperti masker medis, alat cek darah, dan perban)
13). Suku cadang (*spare parts*) mobil dan sepeda motor
14). Mobil dan sepeda motor baru
15). Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi (Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, Pertamina Dex)
16). Susu formula anak (yang menggunakan bahan baku bubuk susu impor)
17). Produk kosmetik dan perawatan kulit (skincare) merek luar negeri
18). Barang elektronik rumah tangga (Televisi, AC, Kulkas, Mesin Cuci)
19). Pakaian, sepatu, dan tas bermerek impor
20). Daging sapi impor (*frozen beef*)
21). Bawang putih (karena mayoritas pasokan nasional masih diimpor)
22). Buah-buahan impor (seperti apel, anggur, pir, dan kurma)
23). Gula pasir (sebagian besar bahan baku gula mentah/rafinasi didatangkan dari luar negeri)
24). Gas LPG non-subsidi (Bright Gas 5,5 kg dan 12 kg)
25). Keju, mentega (*butter*), dan krim olahan susu impor
26). Konsol game (PlayStation, Nintendo Switch, Xbox)
27). Kamera digital dan lensa fotografi
28). Smart TV dan Android TV
29). Perangkat audio (Speaker bluetooth, *headphone*, dan *earbuds* nirkabel)
30). Powerbank dan aksesori pengisi daya (charger serta kabel data)
31). Oli dan pelumas mesin kendaraan (bahan dasar *base oil* menggunakan standar harga global)
32). Ban kendaraan bermotor (menggunakan komponen kimia pengolah karet impor)
33). Aki kendaraan (battery mobil dan motor)
34). Pupuk kimia non-subsidi (bahan baku fosfat dan kalium sepenuhnya diimpor)
35). Biji plastik (bahan baku utama pembuatan botol, kantong, dan wadah kemasan industri)
36). Kertas fotokopi dan kertas cetak (harga bubur kertas/pulp terikat harga komoditas global)
37). Besi beton dan baja ringan untuk konstruksi pembangunan
38). Cat tembok dan cat industri (menggunakan pigmen dan bahan kimia inti impor)
39). Sepatu olahraga merek global (seperti Nike, Adidas, Puma, dll.)
40). Parfum original merek luar negeri
41). Pakaian dan jaket dari lini mode internasional (fast fashion retail)
42). Mainan anak bermerek impor (seperti Lego, diecast Hot Wheels, dan action figure)
43). Alat musik modern (Gitar listrik, keyboard, piano digital, dan drum elektrik)
44). Alat olahraga impor (Raket badminton/tenis, sepeda, dan peralatan gym)
45). Pakan kucing dan anjing (pet food) merek internasional
46). Susu kedelai kemasan pabrikan
47). Cokelat batangan dan produk berbasis kakao olahan dari luar negeri
48). Saus dan bumbu masakan kemasan impor (seperti saus pasta instan, kecap Jepang, dan mayones)
49). Suplemen kebugaran (seperti whey protein, kreatin, dan susu diet impor)
50). Tiket pesawat terbang rute internasional (karena biaya avtur global dan sewa pesawat menggunakan mata uang USD)
di korporasi kalo ada kegiatan bisnis resmi yang pake uang CEO-nya berarti ada indikasi sistem budgeting, cost control, dan perencanaan kegiatan perusahaannya ga beres 😭 ini hal basic banget ga sih bahkan anak maba semester 1 di FEB juga paham kali