Di Pulau Jawa:
Dihimbau jangan ada petasan dan kembang api di malam puncak Tahun baru untuk meghormati korban bencana di SUMUT, SUMBAR dan ACEH
Di Pengungsian Bencana Tapteng:
Tatibnya, saat hakim msk dan keluar ruang sidang pengunjung bersikap sempurna. Tp sidang pengucapan vonis Harvey ini aneh. Stlh mengetukkan palu vonisnya hakim malah tetap duduk dan membiarkan Harvey bersukaria di depan majelis. Hrs-nya hakim keluar dulu, baru yg lain blh berdiri
Kenaikan tarif pajak pertambahan nilai (PPN) menjadi 12 persen membuat sejumlah warganet menyerukan aksi boikot dengan menerapkan frugal living dan mengurangi belanja.
Ajakan boikot itu menggema di media sosial X atau Twitter dalam beberapa hari terakhir.
"Yang pengen ganti HP tahan, yang pengen ganti motor baru tahan, yang pengen ganti mobil baru tahan. 1 tahun aja, jangan lupa pake semua subsidi, gak usah gengsi dibilang miskin, itu dari duit kita juga kok. Kapan lagi boikot pemerintah sendiri," tulis @mal***, Rabu (14/11/2024).
Lantas, apa dampak ajakan frugal living dan mengurangi belanja?
Penulis: Erwina Rachmi Puspapertiwi, Ahmad Naufal Dzulfaroh
Kreatif: Safira Nurulita
Produser: Tri Indriawati
#FrugalLiving #PPN #Pajak
Netizen konoha bertanya tanya siapa kolonel bersama papa pudel dalam mobil?
Ini jawaban
Perwira TNI ad merupakan kolonel moh sawi, beliau menjabat sebagai direktur pembinaan pendidikan (Dirbindik) pusat polisi militer (puspom) TNI.
Gercep juga bapak polisi , tapi sayang pemeran pengganti kurang klimis
Haa ngopi dulu ☕
Yang pakai baju oren emang papa pudel,sebelum menangkapnya dibandara, dia sudah disana dari awal.
Coba pakai minyak rambut itu pasti keren, pakai krim pemutih kulit dikit.
Pre Assist Locatelli yang membaca pergerakan Conceicao layak mendapatkan apresiasi. 👏
Diselesaikan Conceicao dengan assist manja ke Kenan Yildiz.
Juventus 2-0 Torino
Juventus 6x menang 6x imbang di SerieA musim ini.
Unbeaten.
Ex Dirut Pertamina Yang Bongkar Kebobrokan Pengadaan Crude Oil Pertamina Meninggal
Dihabisi Mafia Migas
Musuh terbesar pada masa kini adalah Bercokolnya Orang2 yg Jujur dalam tugasnya, militan pada sumpah jabatannya, dan setia pada bangsanya.
Kenapa gw mencurigai adanya settingan dari UEFA untuk kasih keuntungan buat Leipzig, karena bbrp hal sbb:
- Juve berpotensi dapat penalti, wasit cuma komunikasi sama wasit VAR tanpa melihat kamera, hasilnya nihil. Padahal jelas kaki Vlahovic dihantam bek Leipzig, Lukeba
- Koopmeiners bersih mendapatkan bola saat di pinggir lapangan, Lukeba terjatuh dan Koop punya peluang besar cetak gol krna sendirian ga terkawal, tapi wasit niup peluit dianggap foul. Padahal kalau gak diberhentikan dan ada gol, tinggal cek VAR apakah Koop bikin foul atau enggak. Nyatanya dalam replay, gak ada foul sama sekali, nyentuh pun engga, Lukeba jatuh kesandung kakinya sendiri. Insiden ini kemudian secara ga langsung menyebabkan kartu merah Di Gre beberapa saat kemudian.
- Wasit memberi penalti karena Douglas Luiz dianggap handball. Sebenernya debatable, karena Douglas melindungi wajahnya dan bila ga ada tangan pun bola akan mengenai wajah. Posisi tangan juga gak melebar. Di EPL, handball semacam ini kadang2 gak berbuah penalti.
- Terakhir ngasih injury time 9 menit, keliatan banget ngasih peluang buat Leipzig untuk menyamakan kedudukan. Itu wasit ngecek VAR 2x juga paling 5 menitan. Di babak pertama aja yang ada 2 pemain Juve cedera hanya 7 menit.
UEFA mbok ya jangan terlalu keliatan gitu lah.
Dari pusat Rp 51.000/porsi
Bagian konsumsi Rp 25.000/porsi
Nyampe ke Atlet Rp 9.500/porsi
PON 2024 adalah wajah asli dari penyelenggara negara ini. BURUK, KORUP, tidak becus dan GAGAL TOTAL
Gol serangan balik dari transisi permainan cepat Juventus.
Akhirnya kita punya serangan balik yang gak sekedar "serangan balik" seperti 2-3 musim sebelumnya.