Bismillah Terkabul🥹
- Gaji 6-8 juta per bulan (PPH ditanggung kantor)
- Senin - Jumat (08.00 - 16.30) sabtu minggu libur
- BPJS Kesehatan & BPJS Ketenagakerjaan dari perusahaan.
- Mendapat makan siang dari kantor.
- Lingkungan kerja yang sehat, nyaman, dan positif.
- Memiliki atasan yang baik, suportif, dan mau membimbing.
- Rekan kerja yang baik, saling menghargai, dan saling mendukung.
- Memiliki waktu dan fasilitas untuk menjalankan salat wajib maupun salat sunnah dengan nyaman.
Hari ini aku membaca sebuah ungkapan, lalu ku usap hatiku dengan penuh kehangatan.
Ungkapan itu berbunyi:
“Allah selalu mewujudkan hal yang mustahil melalui cara yang lebih mustahil lagi, jadi tenanglah.”
Di saat mendebarkan tadi, Hendra Setiawan sudah terlihat lepas jaket dan celana panjang.
Tapi kemudian diingatkan bahwa statusnya sekarang adalah pelatih.
Lagipula kan di badminton gak bisa ganti pemain di tengah pertandingan.
Akhirnya Hendra duduk lagi.
#ThomasCup
#ThomasUberCup
#ThomasUberCup2026
@kaylevinz @worksfess mungkin iya. karna di online juga sudah isi bbrp informasi dan upload berkas. jadi kemarin ke polres udah ngga dimintai berkas printout apapun
@kaylevinz @worksfess kalo kondisinya rame harusnya perlu kak. tapi kemarin kebetulan aku pas sepi, jadi sama resepsionisnya lsng disuruh masuk aja dan bilang mau ambil skck
Semalam, khatib tarawih ceramah yg bikin gue overthinking..
Gimana kalau selama ini kita tuh cuma lagi pakai headset VR canggih? Dan realita yang kita lihat sekarang hanya sekadar "Simulasi"? 🤯
Dan saat kita mati, VR-nya dilepas, lalu kita terbangun dan menyadari... "Oh, ini toh kehidupan yang SESUNGGUHNYA"
"Kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah senda gurau dan permainan. Sesungguhnya negeri akhirat itulah kehidupan yang sebenarnya, seandainya mereka mengetahui" QS Al Ankabut 64
QS Al Ankabut itu nyebut jelas banget bahwa kehidupan dunia itu cuma GAME, kayak kita itu ada di dalam game RPG (Role-Playing Game) atau Virtual Reality.
Kita seolah-olah adalah player yang lagi login ke dalam game bernama "Dunia". Kita diturunkan ke server ini dengan satu Main Quest yang jelas: Beribadah, jadi manusia yang bermanfaat, dan ngumpulin bekal buat Endgame.
Tapi, instead nyelesain Main Quest, kebanyakan dari kita malah habis-habisan ngerjain Side Questnya. Side Quest-nya emang didesain super menggiurkan. Numpuk harta sampai triliunan, ngejar validasi sosial, gila jabatan, pamer kemewahan.
Kita habis-habisan grinding sampai lupa sama Main Quest-nya. Padahal waktu main (umur) kita di game ini ada limit-nya.
Terus suka kesel kan ngelihat orang jahat, licik, penindas, tapi hidupnya kelihatan "menang" dan enak banget di dunia?
Nah, sadar nggak sih, bisa jadi mereka itu cuma NPC (Non-Player Character) atau obstacle yang emang di-setting buat jadi ujian rintangan buat kita para Player?
Kemenangan orang-orang jahat itu semu. Mereka cuma "kelihatannya" aja menang, tapi ya itu simulasi aja.
Saat timer kita habis (mati), headset VR ini bakal dicopot paksa. Di momen kita "terbangun" di dimensi yang sesungguhnya, semua harta, mobil mewah, dan score duniawi tadi nilainya hangus jadi NOL BESAR.
Sekaya apapun di game, yang dihitung ya pencapaian kita di Main Quest kan? Sia-sia banget kalau waktu yang dikasih malah habis buat ngejar hal-hal fana yang nggak bisa dibawa log out.
Jadi tamparan keras sih buat diri sendiri pas lagi tarawih semalam. Kadang kita terlalu serius mikirin Side Quest sampai lupa kalau ini cuma mampir bentar.
Fokus ke Main Quest, Players. Jangan sampai pas VR-nya dilepas, kita cuma bisa nyesel karena salah prioritas.
Semoga di sisa waktu Ramadhan yang masih singkat ini bisa kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya.