“… Barangkali karena yang kita sebut “anak baik” tidak selalu berarti anak yang tumbuh dengan baik. Mereka tidak mengambil banyak ruang perhatian karena selalu mengecilkan diri.
Tapi karena itulah, mereka sering tidak terlihat.”
Selengkapnya:
https://t.co/hZgxtASLb8
invisible child.
bukan istilah medis resmi, tapi ini sering dipakai untuk menamai case seperti ini.
anak baik yang di mata orang tua & sekitar selalu akan baik-baik saja, tapi sebenarnya orang tua tidak memberikan ruang untuk berbagi perasaan emosional.
anak yang tumbuh dengan berpikir, "selama aku ga ngerepotin, semuanya akan baik-baik aja"
dan akhirnya memendam banyak luka.
Gimana ya caranya menamai duka anak-anak yang … gak pernah neko-neko, gak kriminal, tapi ironisnya malah harus ke psikolog karena JUSTRU dia “anak yang baik”.
Mereka berusaha kasih semua karena percaya jadi anak baik akan membuat mereka aman, tapi ternyata enggak.
Mau mengumpulkan orang-orang yang pernah mikir, "Ya Allah, kenapa ya aku hidup di zaman yang keras? Musibah setiap hari, ekonomi berat, fitnah dimana-mana, kejahatan seperti menang atas kebenaran..."
Lalu menghela napas.
Jujur aku juga sering berpikir seperti ini. Tapi...
Sakit hati banget pas dengar pemaparan Ketua Perpusnas di RDP DPR. Dia cerita kalau karena efisiensi, Perpusnas bahkan nggak punya anggaran untuk mengirim buku ke daerah. Mau daerah perlu dan minta kayak gimana pun ya nggak akan bisa dikasih, lha wong duitnya nggak ada. Kacau.
guru tk is here🙋🏼♀️
aku sering dapat ilmu parenting dan ternyata banyak kebiasaan kita saat pacaran atau di relationship berasal dari apa yang kita alami waktu kecil.
contohnya:
• waktu kecil jarang didengerin pendapatnya.
→ sekarang susah speak up ke pasangan dan lebih sering memendam.
BUAHNYA DULUAN!
Percaya nggak, dulu bule-bule Eropa tuh ngalamin krisis kosakata. Mereka lihat langit senja warnanya seindah itu, tapi mentok cuma bisa nyebut yellow-red (kuning-kemerahan). wkwkw Agak miris memang.
Sampai akhirnya buah eksotis ini hijrah dari Asia bawa KTP aslinya: "Nāraṅga" (Sanskerta buat pohon jeruk). Lewat jalur Persia, mampir ke Arab, sampai akhirnya nongol di Prancis kuno.
Saking takjubnya orang sana sama pigmen kulit buah ini yang gonjreng banget, akhirnya mereka nyolong nama botaninya buat dijadiin nama warna permanen sampai detik ini.
Jadi fix ya, alam semesta yang ngeracik pigmen buahnya duluan. Manusia aja yang miskin kosakata sampai harus minjem identitas si jeruk. 🤣🤣
Saya rangkum penjelasannya:
Negara menunggak hutang ke PLN.
PLN jadi kurang duit buat beli batu bara.
Sumber batu bara kurang -> pemadaman bergilir.
Pemerintah nunggak hutang kenapa??
Uang buat bayar hutang ini dari APBN.
Yang mana APBN paling banyak buat program mega bintang apa sodara sodara????
Yang belum tau, dia ini dosen Fisipol UGM sekaligus direktur di lembaga riset Celios. Namanya Mas Media. S2 dan S3 dari The University of Manchester. Omongannya tajem, kritis, dan selalu based on data. Tentu tidak disukai kaum-kaum boikot UI dan UGM.
Bisa dibuat lebih tajam ke logika kebijakannya, bukan menyerang orang miskinnya:
Guys, gue kadang bingung sama logika sebagian pendukung program MBG.
Ketika ada anak yang bawa pulang makanan buat orang tuanya atau saudaranya di rumah, banyak yang bilang, “Lihat, berarti program ini berhasil.”
Loh, justru itu yang bikin pertanyaan muncul.
Kalau makanan jatah anak sampai harus dibawa pulang untuk dibagi ke keluarga, bukannya itu tanda ada masalah yang lebih besar?
Artinya bukan cuma anaknya yang butuh makan.
Tapi satu keluarga juga sedang kesulitan.
Kalau akar masalahnya ada di ekonomi keluarga, kenapa yang diperbaiki cuma piring makan anaknya?
Kenapa bukan orang tuanya yang dibantu mendapatkan pekerjaan yang layak?
Kenapa bukan pendapatan keluarganya yang diperkuat?
Karena kalau logikanya begini terus, setelah anak selesai makan hari ini, besok lapar lagi.
Setelah program selesai, keluarga itu tetap miskin.
Setelah anggaran habis, masalahnya tetap ada.
Solusi jangka panjangnya tetap pekerjaan, penghasilan yang layak, dan kesempatan ekonomi untuk orang tua.
Karena anak tidak seharusnya menjadi kurir makanan untuk menyelamatkan ekonomi keluarganya.
Yang seharusnya diselamatkan adalah kondisi ekonomi keluarganya itu sendiri.
Dan satu hal lagi.
Kalau memang peduli soal akhirat, rasa iba, dan kemanusiaan, jangan cuma berhenti pada memberi makan satu kali.
Pikirkan juga bagaimana caranya supaya orang tua mereka bisa bekerja, bisa mandiri, dan bisa memberi makan anaknya sendiri tanpa bergantung pada bantuan selamanya.
Karena sedekah terbaik bukan hanya memberi ikan.
Tapi membantu orang agar bisa mencari ikannya sendiri.
Gerakan ini adalah Radio Taiso yang merupakan senam ringan khas Jepang yang sudah ada sejak 1928. Biasanya senam ini disiarkan di radio, kalo sekarang sudah ada di Youtube dengan musik dan instruksi yang mudah diikuti. Durasinya 3-10 menit dengan gerakan sederhana, tanpa alat.
Penelitian menunjukkan bahwa rutin mengikuti gerakan Radio Taiso berasosiasi dengan peningkatan kemampuan fisik, antara lain agility dan endurance. Selain itu pada lansia bisa menurunkan risiko terjadinya demensia dan penurunan kemampuan fisik.
Gerakan ini cocok sebagai pemanasan pagi hari atau latihan ringan sehari-hari. Namun bila kalian punya cedera bahu, nyeri medis, atau kondisi medis tertentu, pastikan sudah berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum memulai gerakan ini ya.
Semoga bermanfaat!
Sumber:
Osuka (2024). Effects of Radio-Taiso on Health-related Quality of Life in Older Adults With Frailty: a Randomized Controlled Trial.
Akun ini ngasi tahu bagaimana cara membaca makalah ilmiah dengan tepat. Dia merekomendasikan satu esai pendek klasik yang harus dibaca oleh setiap pemula penelitian: How to Read a Paper oleh S. Keshav.
Sumber bacaannya menjelaskan metode tiga tahap yang dirancang untuk membantu akademisi membaca artikel penelitian secara lebih efisien dan sistematis. Dijelaskan bahwa pembaca sebaiknya tidak langsung melahap seluruh teks, melainkan memulainya dengan pemindaian cepat untuk memahami gambaran umum sebelum memutuskan untuk mendalami kontennya.
Tahap pertama bertujuan menentukan relevansi makalah, tahap kedua berfokus pada pemahaman isi tanpa detail teknis yang rumit, dan tahap ketiga melibatkan analisis kritis yang mendalam. Selain teknik membaca, teks ini juga memberikan panduan praktis dalam melakukan survei literatur dengan memanfaatkan referensi dan nama peneliti kunci.
Pendekatan ini bertujuan untuk menghemat waktu serta mengurangi rasa frustrasi yang sering dialami oleh mahasiswa pascasarjana.
Gakuuaaattttt😭😭 Aku nangis dengernya "Tolong! Negara lagi ga baik2 aja!" 💔💔💔
Rombongan ojek online memohon kepada petugas agar membuka blokade untuk mahasiswa.
cr: jktdulu on Threads
tuhan melindungi setiap langkah mereka yang turun ke jalan hari ini. terima kasih sudah memperjuangkan kepentingan semua orang. doa baik selalu. ✊🇮🇩 tinju ke atas.
Kalian sadar gk ?
banyak daerah yg udah mulai demo tapi gk disiarkan media
Daerah yg sudah mulai Demo:
- Jakarta (Cikini Raya & Badan Gizi Nasional)
- Bandung (DPRD Jabar)
- Medan (Lapangan Merdeka)
- Kendari (Bundaran Tank)
- Semarang
Katanya mulai merembet ke Sulawesi & Sumatera juga 💀
Ini yg dikemukakan ama beberapa ahli ekonomi tempo hari.
Kenaikan barang itu terjadinya perlahan, mulai dari bahan mentah, setengah jadi, baru bahan jadi.
Kenaikan bensin itu baru langkah awal, yg akan memberikan efek domino ke naiknya harga2 yg lain.
Yg tercekik itu yg finansialnya dan gajinya terbatas.
Kamu tahu betapa korup dan rakusnya negara ini dalam mengeruk uang rakyatnya?
- Indonesia itu satu-satunya negara yang mewajibkan registrasi ulang plat nomor kendaraan tiap 5 tahun.
- Kalau kamu memperpanjang beberapa sim sekaligus, kamu tetap harus bayar biaya test psikologi secara double. Memperpanjang 2 SIM? bayar 2x. 3 Sim? bayar 3x.
Bersyukur lah para pejabat, aparat, dan penguasa, rakyat Indonesia terlalu baik dan pemaaf....
Nih ada lagi yang bikin aku monangis 😭 Belanja 18 barang cuma abis 35 ribuan doang ya Allah 😭 di sini 35 ribu dapet apaaaa?
Bandingin ama Korea tuh gampang, soalnya range UMR-nya sama. Tarohlah UMR sama-sama 3 jutaan. Tapi di sono belanja 18 barang cuma 35 ribu. Beli ice americano cuma 1500. Nangis ga lu jadi WNI?
Apalagi sekarang rupiah udah makin ga ada harganya. Tolong lain kali kalo pilih pemimpin tuh MINIMAL liat visi-misinya yagesya 😮💨