If the afterlife is the end of everything, make me not hope for anything in this world life other than die with a good ending and be reunited with my family in Your heaven.
Rachel Vennya’s bilang :
selalu siapin ruang kecewa untuk siapapun, bcs people change easily. Manusia yang biasanya kamu ceritakan seluruh kisahmu itu bisa jadi manusia yang kamu gak mau kenal lagi untuk selamanya karena “people change easily”
AGREEEEE !!!!!
Sama aja dong, dipermudah urusan visa nya pake instrumen negara yakni surat dinas.
Terus tinggal hotelnya gimana? Sekamar sama si menteri? Sama aja dong dibayarin negara.
Heheh
HOHO BLUNDERRR LAGI INIII WKWK
Secara tidak langsung, mereka menormalisasi praktik KKN. Kata "MEMPERMUDAH" itu udah jelas banget. Mempermudah keluarga pejabat dalam pengurusan VISA.
Artinya? Yapp ini ada penyalahgunaan wewenang. BUKAN BERARTI LO KELUARGA PEJABAT TERUS BISA DIBEDAIN PROSES PENGURUSAN VISANYA AMA YANG SIPIL.
SEKALI LAGI, ANAK PEJABAT GA ADA URGENSI DALAM KUNJUNGAN DINAS YA KHUWONTOLL... 😾😾🫵🫵
Duit pajak lu jajan ciki di indomaret, potongan gaji lu tiap bulan, dipake buat ngebayarin anak istri pejabat buat jalan2 ke New York.
FYI Jakarta - New York PP itu puluhan juta per orang.
aku percaya, uang yang aku keluarkan untuk kebahagiaanku, pasti akan dibalikkan dengan yang lebih lagi karena aku sudah berhasil membahagiakan diri sendiri 🥺🤍
sekjen PU bilang itu pake dana pribadi gaes, nama keluarga tercantum di surat dinas resmi katanya untuk mempermudah pengurusan visa
gmn menurut kalian?
ternyata bener ya, kalau berdoa itu jangan sekedar sebut “semoga”
tapi sebut “Ya Allah tunjukkanlah, lancarkanlah, mudahkanlah, izinkanlah, dan jadikanlah.”
untuk perempuan yang ga sengaja baca tweet ini, semoga jodohmu adalah orang yang mau tumbuh dan berkembang bersama, yang bisa diajak komunikasi, deeptalk, tukar pikiran, support satu sama lain, sama-sama mau berjuang dan sama-sama takut kehilangan.
ada kata-kata bagus banget:
"semoga kamu selalu dipertemukan dengan seseorang yang dapat berbicara bahasa mu, sehingga kamu tidak perlu menghabiskan waktu seumur hidup untuk menerjemahkan jiwamu"