teruntuk perempuan yg saat ini hatinya berulang kali patah, hancur, berantakan dan mencoba percaya lalu kembali patah lagi dan lagi, it's okay to not be okay.
berani mencintai berani menerima luka lagi.,bakalan ada masanya kamu akan dipertemukan dg seseorang terbaik versi Allah.
ngga ada yang mau ngerasain kehilangan, apa lagi kehilangan orang yang sudah dijadiin rumah. tapi pada akhirnya hidup harus merelakan, cause we can't stop people who want to leave, want to change. terkadang hidup kamu akan jauh lebih berarti ketika kamu bisa merelakan sesuatu.
- manusia hanya jatuh cinta 3kali sepanjang hidupnya
fase 1 :
First Love (Happiness Fase)
Semua orang pasti pernah merasakan cinta pertama. Biasanya nih cinta pertama ini adalah fase dimana kita selalu dibuai akan keindahan. Di fase ini bisa disebut juga fase bahagia. Mengapa seperti itu? karena cinta pertama tidak selalu indah. karena fase ini tidak selalu hanya berlaku pada first love saja. Tapi juga bisa di cinta kedua, ketiga, dan seterusnya.
Inti dari fase bahagia ini adalah saat kamu memandang cinta sebagai kebahagiaan, penuh dengan kebahagiaan, kamu merasa cintamu bersamanya indah-indah saja, paling bertengkar cuma masalah yang sangat sepele. Namun cinta pertama ini akan berlalu. Entah bagaimana caranya, cintamu akan berakhir.
fase 2 :
Fase Tragis
Fase yang pastinya ingin dihindari semua orang. Setelah bertemu dengan orang yang memberimu kebahagiaan ga habis habis, setelahnya mungkin kamu akan bertemu dengan seseorang yang menimbulkan rasa cinta padamu, sekaligus menjadi penyakit seperti cinta bertepuk sebelah tangan, di-ghosting, dan lain sebagainya. Emang bikin sakit, tapi bagus buat kamu kok. Dengan begitu hatimu otomatis akan menghasilkan antibodi, yang akan sangat berguna untukmu menghadapi fase-fase berikutnya.
Fase ini mungkin tidak hanya sekali, setelah melewatinya mungkin kamu akan bertemu dengan fase ini lagi. Seperti fase pertama, fase ini mungkin juga akan kamu alami dengan beberapa orang yang kamu temui. Perlahan kamu mulai belajar bahwa cinta itu bukan hanya tentang kebahagiaan.
fase 3 :
Cinta Sesungguhnya
Jika kita membatasi cinta sejati adalah cinta setelah kita menikah, mungkin salah. Bisa saja hubungan setelah menikah justru fasemu yang kedua, tiada yang tahu. Oleh karena itu, cinta sejati adalah masa kamu menerima segala kekuranganmu, paham betul akan sakit dan resiko cinta, kamu tak lagi menggantungkan kebahagiaan hanya pada cinta, namun kemudian datang seseorang yang memberikan segala keikhlasan cintanya, berbagi segalanya untukmu.
Saat fase cinta sejati itu datang, mungkin kamu tidak akan menyadarinya, kamu mengetahui suatu fase setelah fase itu berakhir, sedangkan cinta sejati tidak akan mengenal kata akhir.
Kita tidak akan tahu pasti sedang berada di fase mana. Kita akan tahu setelah fase itu berlalu, cinta bukan mengenai rotasi manusia yang hadir dalam hidupmu, namun tentang perasaanmu sendiri menghadapi cinta. Tidak ada patokan pasti fase apa yang sedang kamu alami, semua kembali pada bagaimana kamu menanggapi cinta yang sedang kamu jalani.
entah kenapa, aku merasa bahwa jatuh cinta di generasi ini sangat menakutkan, kenapa?
kebanyakannya; kesetiaan sangat langka, kepercayaan dg mudahnya dikhianati, janji cuma pemanis di awal tanpa pembuktian, dan kata maaf cuma penenang untuk mengulangi kesalahan yg sama.
Akar masalah dalam hubungan itu feeling lonely. Sebenarnya ga minta harus 24 jam stay call or chat. Tapi anggaplah seseorang yang saat ini ada di samping lu, hargai.
tanya dia kenapa, gimana hari dia, kasih perhatian ke dia ga buat lu rugi kok.
Dia hampir tidak pernah meminta maaf atas cara-cara dia menyakiti saya, karna menurutnya itu hal kecil yang tidak perlu di debatkan, lalu kemudian saya meninggalkannya, dan dia berkata pada dunia bahwa saya meninggalkannya tanpa alasan yang jelas.
naha siii cowo yang ngedeketin teh di awal doang ngejar" sampe bego, giliran cewenya udah luluh malah ngilang anj seolah" ga pernah terjadi apa" astagfirullah emosi:(