Bro I knew this scene had really been filmed ๐ญ the model was too realistic. It is a composition and in the update version replaced by a digital model
Bacot anjing, semua think tank seantero negri udah kaji semua yang bisa dikaji ga ada satu yang didengerin bangsat emang lu aja budeg, orang budeg ga bisa denger azan
๐๐๐ง๐๐ฉ๐ ๐จ๐ซ๐๐ง๐ ๐ฒ๐๐ง๐ ๐ข๐ง๐ ๐ข๐ง ๐ก๐ข๐ฃ๐ซ๐๐ก ๐ฃ๐ฎ๐ฌ๐ญ๐ซ๐ฎ ๐ฆ๐๐ค๐ข๐ง ๐๐๐ง๐ฒ๐๐ค ๐ฎ๐ฃ๐ข๐๐ง๐ง๐ฒ๐?
Kalau di Islam, makin lu nurut sama yang katanya pencipta dunia, lu makin digeprek masalah, bakal tambah banyak masalahnya. Bahkan Al-Qur'an sendiri ngomong kayak gitu
Contoh ya Qur'an surat 29 Al-Ankabut ayat ke 2 "๐๐ตฬฃ๐ฎ๐๐ถ๐ฏ๐ฎ๐ป-๐ป๐ฎฬ๐๐ ๐ฎ๐ ๐๐๐๐ฟ๐ฎ๐ธ๐ฬ ๐ฎ๐ ๐๐ฎ๐พ๐ฬ๐น๐ฬ ๐ฎฬ๐บ๐ฎ๐ป๐ป๐ฎฬ ๐๐ฎ ๐ต๐๐บ ๐น๐ฎฬ ๐๐๐ณ๐๐ฎ๐ป๐ฬ๐ป." Kalau bahasa kitanya "๐๐ข๐ฏ๐จ๐ข๐ฏ ๐ญ๐ถ ๐ฏ๐จ๐ข๐ฌ๐ถ ๐ถ๐ฅ๐ข๐ฉ ๐ฃ๐ฆ๐ณ๐ช๐ฎ๐ข๐ฏ ๐ต๐ฆ๐ณ๐ถ๐ด ๐ฏ๐จ๐จ๐ข๐ฌ ๐ข๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ฅ๐ช๐ถ๐ซ๐ช ๐จ๐ช๐ต๐ถ?" malah digituin.
๐ฃ๏ธ : Jadi waktu lu berhenti itu, setelah banyak pemikiran itu, lu dapet banyak masalah?
Dapat banyak masalah, dan nggak sedikit ayat tentang itu. Tapi akhirnya memang berkesimpulan bahwa, diayat yang lain kan bahkan sampai ditanyain "๐๐ข๐ฏ๐จ๐ข๐ฏ ๐ฌ๐ข๐ญ๐ช๐ข๐ฏ ๐ฏ๐จ๐ข๐ฌ๐ถ ๐ฃ๐ช๐ด๐ข ๐ฌ๐ฆ ๐ด๐ถ๐ณ๐จ๐ข ๐ด๐ฆ๐ฃ๐ฆ๐ญ๐ถ๐ฎ ๐ฌ๐ข๐ญ๐ช๐ข๐ฏ ๐ฅ๐ช๐ถ๐ซ๐ช ๐ด๐ฆ๐ฃ๐ข๐จ๐ข๐ช๐ฎ๐ข๐ฏ๐ข ๐ฐ๐ณ๐ข๐ฏ๐จ-๐ฐ๐ณ๐ข๐ฏ๐จ ๐ต๐ฆ๐ณ๐ฅ๐ข๐ฉ๐ถ๐ญ๐ถ" Orang-orang terdahulu itu justru orang-orang yang lebih taat daripada kita. Para Nabi, para orang yang berbuat baik. Sampai mereka juga nanya "๐๐ข๐ฑ๐ข๐ฏ ๐ช๐ฏ๐ช ๐ฎ๐ข๐ด๐ข๐ญ๐ข๐ฉ ๐ด๐ฆ๐ญ๐ฆ๐ด๐ข๐ช? ๐๐ข๐ฑ๐ข๐ฏ ๐ฑ๐ฆ๐ณ๐ต๐ฐ๐ญ๐ฐ๐ฏ๐จ๐ข๐ฏ ๐๐ญ๐ญ๐ข๐ฉ?"
Tapi, diakhirnya ditutup dengan "๐ช๐ฎ ๐ฏ๐ฎ๐๐๐๐ถ๐ฟ๐ถ๐-๐๐ฎฬ๐ฏ๐ถ๐ฟ๐ถฬ๐ป" "๐๐ฆ๐ณ๐ช๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ฌ๐ข๐ฃ๐ข๐ณ ๐จ๐ฆ๐ฎ๐ฃ๐ช๐ณ๐ข ๐ฌ๐ฆ๐ฑ๐ข๐ฅ๐ข ๐ฐ๐ณ๐ข๐ฏ๐จ ๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ด๐ข๐ฃ๐ข๐ณ" Dan dilanjutkan, siapa yang dapat kabar gembira tersebut?
Orang yang mengucap setiap kali ada masalah "๐๐ป๐ป๐ฎ๐น๐ถ๐น๐น๐ฎ๐ต๐ถ ๐๐ฎ ๐ถ๐ป๐ป๐ฎ ๐ถ๐น๐ฎ๐ถ๐ต๐ถ ๐ฟ๐ฎ๐ท๐ถ'๐๐ป" Intinya adalah "๐๐ข๐ฎ๐ช ๐ฎ๐ช๐ญ๐ช๐ฌ ๐๐ญ๐ญ๐ข๐ฉ ๐ฅ๐ข๐ฏ ๐ด๐ฆ๐จ๐ข๐ญ๐ข๐ฏ๐บ๐ข ๐ข๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ฌ๐ฆ๐ฎ๐ฃ๐ข๐ญ๐ช ๐ฌ๐ฆ๐ฑ๐ข๐ฅ๐ข-๐๐บ๐ข" dalam artian gini, berarti penderitaan manusia itu diawali ketika MERASA MEMILIKI "Hartaku, jabatanku, karirku udah kupupuk bertahun-tahun segala macem" Enggak bro, titipan.
Buktinya ada orang yang udah dapet itu semua bahagia nggak? Enggak
Justru, itulah cara islam ngebahagiain orang. Karena pencipta lu tau, bahwa makin lu ngejar itu, makin nggak bisa bahagia.
Makanya ketika akhirnya kita nurut sama pencipta dunia itu, lu makin digeprek sama masalah dalam artian lu berusaha dicabut dari semua kemelekatan itu.
Sesuatu yang bermanfaat, tapi kalau melekat pasti jadi masalah. Mikrofon misalkan, kalau nggak pake itu satu masjid nggak akan kedengeran. Tapi kalau itu nempel sama tangan lu, lu cebok susah, lu makan susah, padahal benda itu bermanfaat. Apalagi ini nemploknya di hati.
Jadi justru cara untuk bahagia yang islam ajarin adalah. Ya islam dari kata "๐๐๐น๐ฎ๐บ๐ฎ ๐ฌ๐๐๐น๐ถ๐บ๐" "๐๐ฆ๐ฑ๐ข๐ด, ๐ฃ๐ฆ๐ณ๐ด๐ฆ๐ณ๐ข๐ฉ" Di hati itu udah nggak ada apa-apa, tinggal pencipta doang.
Jadi akhirnya makin lepas dari itu semua ya akhirnya lihat para orang-orang sholeh terdahulu yang kayak hidupnya kok sholehnya sesholeh itu, dosa terampuni bahkan mungkin tidak ada, tapi masalahnya lebih berat daripada kita. Udah gitu tetep baik sama orang-orang, kok bisa manusia sampai ditingkatan kayak gitu dan mereka bahagia.
Sedangkan bos bos kami, kami dulu nggak ada yang bahagia.
๐ฟ๐๐๐๐ฉ๐๐ฃ๐ฎ๐ ๐จ๐ช๐๐๐ ๐ฉ๐๐๐๐ ๐๐๐ ๐๐ฅ๐ ๐๐ฅ๐ ๐ก๐๐๐ ๐จ๐๐ก๐๐๐ฃ ๐๐๐ฃ๐ ๐ฅ๐๐ข๐๐ก๐๐ ๐จ๐๐๐๐ก๐-๐๐๐ก๐๐ฃ๐ฎ๐ (๐ผ๐ก๐ก๐๐)
๐ฟ๐๐ฃ ๐๐๐๐๐๐๐๐ฃ๐ฎ๐ ๐จ๐ช๐๐๐ ๐๐๐ง๐ช๐๐๐
๐ฝ๐๐๐๐๐๐๐ฃ๐ฎ๐ ๐๐ช๐ ๐๐ฃ '๐ผ๐ฅ๐ ๐ฎ๐๐ฃ๐ ๐๐ ๐ช ๐จ๐ช๐ ๐' ๐๐๐ฅ๐ '๐ผ๐ฅ๐ ๐ฎ๐๐ฃ๐ ๐ผ๐ก๐ก๐๐ ๐จ๐ช๐ ๐'
๐๐ช๐ป๐ช๐ด๐ช๐ต๐ต๐ช๐ฑ ๐๐ฒ๐ฒ๐ด๐พ๐ถ
Lionel Messi scored his first World Cup goal in 2006 while aged 18 years 11 months and wearing #19.
Lamine Yamal scored his first World Cup goal in 2026 while aged 18 years 11 months and wearing #19.
Destiny.
This scene is a masterpiece, itโs basically a textbook depiction of ego death. The shattering of a grand illusion, that desperate final attempt to prove the lie right and then the total psychological collapse. Essential viewing.