Setiap lihat anak orang kaya dan berpendidikan tapi kelakuannya tidak bermoral dan kadang kriminal, saya selalu curiga terhadap apa yang telah orangtuanya masukan ke lambung anak tersebut.
Ada sebuah tesis yang menyebutkan bahwa konsumsi makanan haram ternyata berpengaruh terhadap tingkat kecerdasan emosional dan spiritual seseorang.
Penelitiannya dilakukan oleh seorang mahasiswa UIN Sunan Ampel Surabaya pada tahun 2019 dengan judul “Pengaruh Makanan Haram Terhadap Perilaku dan Tingkat Kecerdasan Emosional dan Spiritual Siswa Ditinjau dari Sudut Pandang Sufistik.”
Penelitian tersebut meneliti perilaku anak-anak yang merupakan putra-putri para pekerja seks komersial di sebuah daerah.
Hasilnya menunjukkan bahwa mayoritas dari mereka memiliki sifat jahl (bodoh atau kurang pengetahuan), mudah marah, dan cenderung bersikap egois.
Syekh Ibnu Hajar Al-Haitami pernah melakukan riset tentang mengapa di satu daerah banyak lahir anak-anak yang saleh, sementara di daerah lain justru sebaliknya.
Beliau menulis begini: ”Jika kita perhatikan, di beberapa daerah ada banyak orang saleh dan bertakwa, sedangkan di daerah lain jumlah mereka sedikit. Kami pernah meneliti penyebab hal itu, dan kami tidak menemukan sebab lain selain karena makanan halal yang dikonsumsi, atau karena mereka sedikit sekali memakan sesuatu yang syubhat (tidak jelas halal haramnya). Setiap daerah yang penduduknya banyak mengonsumsi makanan halal, maka orang-orang saleh juga banyak di sana. Sebaliknya, jika sedikit makanan halalnya, maka sedikit pula orang salehnya.” (Fatawa al-Kubra al-Fiqhiyyah, juz 3 hal.372)
Konteks kasus FKH UI
gue baru paham knp emak2 butuh kopi tiap hari. alias emg pusing setiap hari tu reallllll. tar pusing di pala belah kiri, tar kanan, tar belakang. alamakkkkkkk💆🏻♀️
sesek banget baca berita ttg seorang istri yg ilang di papua, pas ditemuin udah meninggal😭
yaallah jagalah hamba, keluarga, saudara dan teman2 yg merantau. engkau sebaik2 pelindung🥺🤲🏻
“Dia guru ngaji tapi selingkuh”
“Solatnya selalu ke masjid tp kdrt istrinya”
“Lulusan pesantren tapi kasar dan ga nafkahin anak istri”
“Tau agama tp durhaka ama ortunya”
Berkali kali tiada bosan kubilang ini BUKAN ORG PAHAM AGAMA ya. Dia cuma “tau”.
Beda paham dengan tau. Paham bener bener tau dan dipraktekkan dlm kehidupannya. Sdgkan tau ya sekedar jd tau di otak doang, ga diamalkan.
@azrinovitz @HafidzAlattas lah lu liat videonya apa ngga dah? itu nyerang kyai loh, bilang gaya hidup mewah dsb. padahal kenyataannya ga gitu. caritau siapa kyai yg ada di video tsb.