Pertarungan kita kali ini adalah melawan Prabowo (Orba) Gibran (Neo Orba)..
Berat karena harus melawan kekuasaan yang mendukung penuh anak presiden..
Tapi saya yakin, orang-orang baik tidak akan tinggal diam..
Cawapresku ini, berani dan bernyali basmi koruptor.
Ga sabar lihat kerja @KPK_RI dibawah Ganjar Presiden dan Mahfud Wakil Presiden, menuju Indonesia unggul, bebas korupsi dan tanpa melanggar konstitusi.๐ฅ
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan sekaligus Ketua Komite Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Mahfud MD mengungkapkan, kasus transaksi mencurigakan senilai Rp 189 triliun telah naik ke tahap penyidikan.
Mahfud mengatakan, kasus ini merupakan bagian dari transaksi mencurigakan senilai Rp 349 triliun yang terungkap dari Laporan Hasil Analisis (LHA) dan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP)ย Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).
Mahfud MD: Surat Penyidikan TPPU Ekspor-Impor Emas Rp189 T Telah Terbit, Pelaku Inisial SB Sudah Dicekal KPK.
https://t.co/q8ZtbzzrjG
https://t.co/5nrP0eode6
Ini jelas hoax dan fitnah!!!
Yg pertama, ga masuk akal @Dennysiregar7, @islah_bahrawi, @MazdjoPray dkk dibayar sejak 3 tahun menyerang kehormatan presiden dan keluarga sdngkan masalah MK atau Gibran jd cawapres PS itu baru terjadi saat ini.
3 tahun lalu mereka mah masih mesra2nya dgn pak Jokowi.
Yg kedua, Alif atau seword itu baru aja dukung Ganjar saat baru dideklarasikan sama PDIP, jadi tuduhan dibayar sejak tiga tahun juga jelas hoax.
Di video yg disebarkan itu juga ga membuktikan kalo pak Ganjar bayar buzzer sejak tiga tahun, Krn jelas di video tersebut mereka sedang mengeluhkan dukungan, kalo memang ada buzzer yg dibayar, seharusnya masalah kurangnya dukungan itu ga akan ada.
Logika!!!
Puisi Gus Mus yg dibacakan pada 31 Okt 2023 di Taman Budaya Surakarta :
Ada sirup rasa jeruk dan Durian
Ada keripik rasa keju dan Ikan
Ada Republik rasa Kerajaan
Miris pak @jokowi, Gus Mus aja sampai menyindir seperti ini.
Biarpun DIKEROYOK partai-partai besar, biarpun BALIHONYA diturunkan, biarpun namanya DIGEMBOSI
Tapi SEMANGAT kita tak akan pernah RUNTUH. Kita sudah mengalami lebih dari sekadar INTIMIDASI dan PERSEKUSI oleh KEKUASAAN
Rahajeng Rawuh di Bali Pak Ganjar Pranowo
Menurut Ketua DPC PDI Perjuangan Gianyar Bali I Made Agus Mahayastra yg dicabut hanya baliho Ganjar-Mahfud & bendera PDI Perjuangan, padahal 5 tahun lalu, Gianyar memenangkan Jokowi 97,10 %.
Benar2 air susu dibalas air tuba
Bang Adian Napitupulu ini orang yang realistis dan Tidak pernah Meminta Jabatan Apapun atas peristiwa Memenangkan Pak @Jokowi Sejak 2012 .
Meski saya pribadi hanya remukan Rengginan tapi sikap saya persis seperti Bang Adian .
Saya membantu Pak Jokowi dan Mas Gibran tidak pernah pamrih apapun serta tidak pernah meminta pekerjaan Berbentuk apapun terhadap Beliau berdua .
Tidak pernah menerima tawaran pekerjaan apapun dari Menteri Pak Jokowi .
Karena saya tidak ingin menjadi pendukung yang oportunis ketika mulut dipaksa Untuk berkata baik tapi sebenarnya buruk .
Banyak yang mengatakan Buzzer RP di Instagram , Facebook dan twitter .
Tidak menjadi persoalan bagi saya dalam mendukung Pak Jokowi dan Mas Gibran dalam hampir 15tahun ini .
Jadi betapa Kecewanya Bang adian serta temen-temen lain yang harus melihat Orang yang kita cintai bergabung dengan menantu Soeharto serta menyandra Konstitusi .
Padahal banyak masyarakat indonesia menggunakan hak suara serta tidak golput lagi karena tidak ingin Indonesia dipimpin oleh trah soeharto dan melawan prabowo karena jejak kelamnya yang mengerikan .
Mungkin hari ini banyak orang juga pendukung jokowi yang migrasi mendukung prabowo , meski saya tidak bisa berfikir logika Terbalik apa yang mereka Lakukan .
Ingat teman-teman yang masih berada dalam barisan Ganjar pranowo , kita sedang melawan Menantu Soeharto dan Anak presiden Jokowi .
Putusan MK yang membabi buta seakan dikaburkan dan malah membuat narasi pendukung Ganjar arogan .
Heii โฆ pelanggar Konstitusi dan menabrak etika Itu lebih kejam dari segala-galanya . Jadi tolong jangan Playing victim .
Masyarakat Jawa Barat mendukung Ganjar Pranowo dan Mahfud MD menjadi Presiden dan Wakil Presiden Indonesia 2024. Ganjar merupakan sosok pemimpin yg tepat utk Indonesia saat ini.
InsyaAllah 1 putaran...aamiin๐ค๐ค๐ค
#GanjarKeunJabar
Rahajeng Rawuh Di Bali
Bali, menjadi destinasi wisata paling ikonik yang pesonanya telah melanglang buana dan mendunia. Tak sedikit warga dari negara asing menjadikan kawasan Bali sebagai tempat liburan yang sangat asyik, lantaran banyak tersebar treasure di berbagai penjuru Bali.
Selain menjadi tempat wisata yang menyilaukan mata, Bali juga memiliki catatan sejarah, dimana kawasan yang acap di sapa sebagai Pulau Dewata tersebut nyatanya menjadi basis kuat PDI-Perjuangan.
Semua tak lepas dari asal usul Soekarno yang terlahir dari seorang ibu berdarah Bali, Ida Ayu Nyoman Rai. Selain itu juga di latarbelakangi dari muaknya masyarakat Bali menghadapi kebengisan sang diktator, yang terus-menerus mengekang setiap tindak-tanduk masyarakatnya agar tetap tunduk pada perintah penguasanya.
Gejolak rakyat untuk melawan Orde Baru semakin meluap-luap, rakyat yang saat itu terus dipojokkan sang penguasa optimis pasti bisa memberangus kekejamannya.
Lewat PNI, partai garapan Soekarno yang bertransformasi menjadi PDI-Perjuangan di bawah kepemimpinan Megawati Soekarnoputri. Dengan tekad dan semangat tinggi, pelan tapi pasti, PDI-Perjuangan yang kerap digembosi oleh kendaraan politik penguasa akhirnya mampu bertahan hingga mengantongi suara yang cukup untuk menggeser partai penguasa.
Tentu, semua itu tak lepas dari kerja sama dan gotong rakyat Indonesia, termasuk warga Bali dalam melawan tirani yang bersemayam puluhan tahun di tubuh Ibu Pertiwi. Melawan yang buruk berkuasa dan kembali menstabilkan serta menghadirkan suasana politik adem ayem pasca reformasi. Dan perjuangan itu harus selalu di gaungkan, karena pastinya kita ingin yang baik memimpin, guna menjauhkan yang buruk kembali berkuasa.
Dan sekarang, di hari yang cerah ini, rakyat Bali kembali di kejutkan dengan kehadiran @ganjarpranowo , setelah beberapa bulan yang lalu jangkung berambut putih ini juga terlihat tengah bertandang ke Pulau Dewata untuk mengisi beberapa agenda pentingnya. Termasuk bersama anak-anak muda kekinian.
Kehadiran Ganjar di tengah-tengah suasana politik yang penuh huru-hara ini, termasuk di Bali. Menjadi spirit dan suntikan energi, baik dari Ganjar yang bisa menyapa, berjumpa serta berbagi cerita bersama rakyatnya. Pun dengan rakyat Bali yang merasakan kebahagiaan lantaran bisa bertemu dan melayangkan aspirasinya bersama calon pemimpinnya.
Apalagi baru saja kemarin dikabarkan jika baliho-baliho berwajah Ganjar-Mahfud di turunkan aparat disana, dengan alasan ingin menyambut kedatangan Presiden Jokowi di Bali. Sehingga banyak baliho yang tercetak Ganjar-Mahfud harus di copoti. Dari sumber yang berbicara, dikabarkan jika aksi penurunan baliho Ganjar atas perintah PJ Gubernur Bali.
Mungkin dari sini sahabat onlineku bisa membaca, menangkap serta memaknai alasan mengapa baliho Ganjar-Mahfud di berangus begitu saja. Mungkinkah PJ Gubernur sendiri disuruh atasannya? Atau adakah sangkut pautnya dengan kenetralitasan seorang pemimpin yang harus dipertanyakan? Mengingat sebelum nama sang sulung di cawapreskan, bapak Presiden kami tak pernah mempermasalahkan kehadiran baliho. Namun mengapa sekarang seperti ini?
Ah entahlah, ini hanya praduga saja. Karena menurutku aneh, jika PJ Gubernur menyuruh tanpa alasan konkret.
Meskipun peristiwa itu mengundang pertanyaan dan kebingungan serta kegamangan dari beberapa pihak. Akan tetapi dari aktivitas tersebut sama sekali tak menyurutkan atau mematahkan hati warga di Bali yang mencintai Ganjar.
Sebab Ganjar adalah sosok inspiratif dan berjiwa muda. Semua yang bersinggungan dengan masa depan generasi milenialnya selalu Ganjar usahakan, dengan memaksimalkan pengembangan digitalisasi modern.
Meskipun saat ini kemasifan teknologi semakin terdepan dan akan selalu menjadi yang paling depan. Akan tetapi Ganjar tak akan hanyut dan mengikuti arus pada bidang teknologi semata, namun Ganjar juga terus bersinergi untuk melestarikan ragam kebudayaan yang tersebar di Indonesia.