semoga lu matinya susah. waktu ditarik nyawanya, diulur biar kesakitan dulu, gak mati mati tapi kesiksa.
biadab, dzalim. semoga lu dan semua orang dzalim di belakang lu, mati dalam keadaan terlaknat.
Brand Ambassador HAN from Stray Kids and Orlando Bloom, among international guests and Friends of the House, joined Tod’s at the historic Villa Necchi Campiglio in the heart of Milan for the Spring-Summer 2027 Menswear's presentation.
#Tods#TodsSS27
Repost utk anak2 muda yg tanya apa maksud saya dgn "wisdom without fear". Intinya: menyuarakan kebenaran lebih nikmat dari mengejar kekuasaan. You should try it too. Boleh disebar.
Dari dua tahun lalu, saya konsisten mengingatkan segenap masyarakat untuk bijak mengelola risiko dan melindungi nilai tabungan kita. Ketika beban utang yang luar biasa diwariskan kepada kita, dan tren kebijakan fiskal semakin tidak terkendali, diversifikasi tabungan – termasuk menyimpan sebagian tabungan dalam mata uang yang stabil (hard currencies) seperti Dollar, Singapore Dollar, atau Euro – bukan lagi sekedar opsi investasi, melainkan langkah penting untuk melindungi keuangan keluarga dan keuangan pribadi.
Perlindungan daya beli ini adalah hak masyarakat. Tentu saja, perlindungan daya beli terbaik tetap berada di tangan Pemerintah melalui perubahan orientasi kebijakan yang fundamental. Tanpa perubahan orientasi kebijakan yang menyeluruh dan mendalam, sulit melihat Rupiah dan daya beli kita bisa pulih.
For the past two years, I have consistently urged the public to prudently manage risks and protect the value of our savings. With an immense debt burden inherited from the previous government, and a fiscal policy drifting further out of control, diversifying our savings – including holding a portion in stable hard currencies like the US Dollar, Singapore Dollar, or Euro – is no longer just an investment choice. It has become a vital step to protect personal and family finances.
Safeguarding our purchasing power is a fundamental right of the people. Ultimately, the best solution for restoring our financial security lies in the hands of the Government through a fundamental shift in policy orientation. Without a comprehensive and deep policy overhaul, it is difficult to see how the Rupiah and our purchasing power can truly recover.
"Dino Patti Djalal bukan KARBITAN jadi diplomat. Bukan pula karbitan jadi pejabat," Anies Baswedan.
Kalian paham kan siapa pejabat karbitan dan SONGONG itu?
Saya dapat info bhw ada 17 calon Dubes asing yg sudah tiba di Jakarta tapi sampai sekarang masih MENUNGGU waktu utk memberikan surat kepercayaan kpd Presiden. Dari mereka ada yg sudah menunggu 8 bulan. Ada juga Dubes dari negara ASEAN yg menunggu 6 bulan. Karenanya, mereka belum bisa bekerja secara resmi.
Ini memberikan kesan buruk bagi negara2 sahabat yg mengirim Duta Besarnya ke 🇮🇩, apalagi Dubes 🇮🇩 di luar negeri selalu dgn cepat menyerahkan surat kepercayaan kpd host country. Tanpa menyalahkan siapapun, Mohon masalah ini dapat segera dituntaskan Istana krn menyangkut reputasi diplomatik kita.
Prabowo 53 kali ke luar negeri dalam 20 bulan, tapi buat nerima surat kepercayaan Dubes asing yang datang ke Jakarta aja susah ngatur jadwal.
Dino Patti Djalal , mantan Dubes RI untuk AS, orang yang hidupnya di dunia diplomasi , baru aja posting: ada 17 Dubes asing yang udah tiba di Jakarta tapi masih NUNGGU presiden.
Ada yang nunggu sampai 8 bulan. Termasuk dari negara ASEAN , tetangga sendiri.
FYI: selama belum serahkan surat kepercayaan, Dubes belum bisa kerja resmi.
Ini aturan internasional baku (Vienna Convention). Bukan protokol sepele.
Jadi "diplomasi aktif" yang diklaim itu: rajin keliling dunia, tapi Dubes yang datang ke rumah sendiri ditelantarin berbulan-bulan.🤷♂️
Habiburokhman Ke Dino Patti Djalal :"Jangan jadi si Paling KEMLU. Saya pikir gak ada ISTIMEWAnya juga Pak Dino"
Gila banget ini rezim, dikasih nasehat baik² bahkan dengan bahasa paling haluspun, kubu wowo serempak kesurupan..
Ini sekelas Pak Dino lho, gimana kalo rakyat, ya udah disiram air keras kalo gak diculik? 🙄
Saat masih kuliah di UGM, saya mendengar kabar seorang diplomat muda Indonesia di London berani tampil di BBC World Debate, berhadapan dgn diplomat senior Ramos Horta, di saat atmosfer internasional sedang menyudutkan Indonesia. Diplomat muda Indonesia itu tampil gemilang menjaga nama Indonesia tegak berwibawa. Di situlah pertama kali saya mendengar namanya: @dinopattidjalal.
Beberapa tahun kemudian, saat sedang menempuh progam PhD di Illinois, kami berjumpa langsung. Dino datang ke Chicago menjelaskan keadaan mahasiswa dan diaspora Indonesia pasca-9/11. Yg kami temui adalah diplomat muda yg cerdas, artikulatif, dan mampu menangani persoalan rumit dgn ketenangan diplomatik yg sulit ditiru.
Tahun 2012, sebagai Dubes di AS, Dino menggagas Kongres Diaspora Indonesia pertama di Los Angeles, mempertemukan diaspora dari seluruh dunia. Saya termasuk yg ia undang. Ia lalu mendirikan FPCI, komunitas kebijakan luar negeri terbesar dan berpengaruh, yg ikut melahirkan generasi diplomat baru, ujung tombak kita di panggung global.
Menguasai substansi, rekam jejaknya teruji, dan pengalaman memimpinnya luas. Itulah Dino. Karier diplomatiknya panjang dan ajeg, kecintaannya pada politik luar negeri Indonesia begitu dalam. Dino Patti Djalal, bukan karbitan jadi diplomat, bukan pula karbitan jadi pejabat.
Melihat video bagaimana menstruasi terjadi ini harusnya bisa membuat kita lebih menghargai perempuan.
Menstruasi bukan “cuma keluar darah”.
Bagi jutaan perempuan di dunia, termasuk di Indonesia, setiap bulan adalah perjuangan dengan berbagai keluhan seperti kram perut, punggung pegal, kepala pusing, payudara nyeri, hingga mood berantakan karena hormon. Bahkan pada perempuan dengan endometriosis, mioma, atau PCOS, nyeri dan perdarahan menstruasinya bisa lebih berat.
Untuk para perempuan, kalian hebat banget!
Kalian tetap bangun pagi, tetap kerja, tetap tersenyum, tetap mengurus keluarga, meski di dalam tubuh sedang “perang”.
Terima kasih karena telah kuat.