@LambeSahamjja eh kita harus berterima kasih gak sih, soalnya kan mereka 'relawan'. jadi gapapa foya2. anak2nya mah disuruh bersyukur aja, masih dapet lele busuk dan minuman rasa susu untuk makan hari ini alhamdulillah loh. keracunan? 0 koma sekian persen doang aman lahh
🇵🇸 🇮🇱 Para pemukim Yahudi membakar masjid "Abu Bakr As-Siddiq" di desa Tal, barat daya Nablus, dan menuliskan slogan-slogan permusuhan di atasnya pada waktu subuh.
⚠️ Alerta! Alerta!!
Kubangan lumpur (SPPG) menormalisasi candaan pedofilia. Peringatan keras untuk semua tim kreatif kubangan lumpur untuk lebih bijak dalam memilih dan memilah ide konten.
Hal yang seperti inilah yang membikin kami semakin yakin bahwa perputaran uang di kubangan lumpur (SPPG) adalah fix uang haram! Sebab tak satu - dua kali saja kami menemukan perilaku menyimpang makhluk-makhluk penghuni kubangan lumpur.
Stop! Atau akan kami buat kalian menerima sanksi berat. 🫵🏻🙂
An Al Jazeera Arabic Investigation reveals how Israel’s systematic use of internationally prohibited thermal and thermobaric weapons supplied by the US has left no trace of nearly 3,000 Palestinians it killed during its genocidal war on Gaza.
Read more: https://t.co/m8AfIkPHYv
ALL EYES ON PALESTINE‼️
FREE PALESTINE‼️
sampai DETIK INI warga Palestina masih digenosida, dibunuh, diperkosa, ditahan, disiksa, bahkan yg terbaru, Israel pake alat yang bikin tubuh bisa menguap. mati pelan pelan dan menyakitkan.
dan presiden malah join BOP + ngirim tentara utk ini?
yaAllah….demi Allah gaakan ridho dan ikhlas. jahat banget. iblis. bener bener muak jadi WNI.
INI BENAR SEKALI
ACEH belum selesai. Seminggu yg lalu tim Hanyengkuyun Sumatera-nya kami ke sana. Intinya aceh jauuuh dr selesai. Jangankan utk bekerja, utk kembali ke rumah saja mereka gk tau kapan. Hidup normal, bertetangga, bekerja, masih mimpi.
Sayangnya algoritm sosmed memilih hal lain drpd Aceh. Di bawah saya rangkum bbrp rekam kamera/kejadian dr teman² kemarin:
Interaksi dgn warga, mrk blm ada bantuan recovery untk rumah. Jd sampai skr masih byk bgt yg msh tinggal di pengungsian dg kondisi berdebu pekat, sanitasi tdk memadahi. Bahkan td ada kerbau di dalam rumah warga mati udah 2 bln blm bs di evakuasi. Sepanjang jalan tdk terlihat alat berat yg bantu untk bersihkan lumpur atau tumpukan puing dan batang pohon
Anak² masih minum air keruh. Yg bahkan sdh direbus. Air lho ini. Kebutuhan dasar 😞
Di Tamiang kota ada sorang ibu yg minta nomer tim kami minta di bantu alat² per warungan krn semuanya hanyut. Sbelumnya mereka jualan ayam geprek, lontong sayur dll. Bisa jd ini jenis bantuan yg belum trpikirkan sama sekali.