Thank you for everything.
Dropping one of the best World Cup campaigns at the age of 39.
Greatest sportsman of all time.
Greatest player in history of the sport.
Sangat tidak setuju dengan pandangan bahwa membela Timnas Argentina sama dengan membela zionist.
Agustus tahun lalu ada ribuan warga Argentina mendemo presidennya. Mulai dari guru sampai para siswa.
Mereka ke jalan demi membela Palestina, dan menentang Israel.
Pemain Terbaik saat Portugal Juara
✅Euro 2016: Antoine Griezmann🇫🇷
✅Nation League '19: Bernardo Silva🇵🇹
✅Nation League '25: Nuno Mendes🇵🇹
Final Euro 2016 cuma main 25 menit. Nggak berdampak penting di lapangan.
Etos kerja, komitmemmu, statistikmu memang dahsyat. Tapi kesombongan, ego sundul langit, sikap kekanak2an, dan omonganmu yg mencle-mencle itu bikin hilang respek.
Ente bahkan bukan pemain terbaik di tiga turnamen itu. Bukan ente satu2nya faktor yg membuat Portugal juara.
Rendah hatilah.
Cristiano Ronaldo ini adalah korban dari standar yang dia ciptakan sendiri.
Dia mengidentifikasikan dirinya sbg hero. Sosok yang mendefinisikan dirinya lewat penaklukan, kerja keras ekstrem, dan mentalitas nggak mau kalah.
Selama bertahun2, Ronaldo nggak pernah malu2 menyatakan secara verbal bahwa dirinya adalah yg terbaik, No. 1, dan sosok yg tak lelah mengejar kesempurnaan. Artinya Ronaldo telah menandatangani kontrak sosial dgn publik bahwa dia akan menaklukkan semuanya.
Konsekuensinya, publik sepakat dan mengamini standar tinggi itu. Maka, ketika Ronaldo gagal meraih Piala Dunia dan mencoba melunakkan kegagalannya itu dgn berkata Euro sudah cukup dan Euro dimensinya sama dengan Piala Dunia, maka publik merasa bahwa dia melakukan inkonsistensi.
Publik menuntut Ronaldo dengan standar tertinggi karena dia sendiri yang menolak diperlakukan sebagai manusia biasa saat berada di masa jayanya.
Lalu ketika dia mulai bersikap legawa yg dipaksakan saat kalah, publik melihatnya bukan sebagai kebijaksanaan. Tetapi sbg kerapuhan ego seorang pemenang yg sama sekali nggak paham cara utk memproses kekalahan.
Publik akhirnya menghakimi Ronaldo dengan narasi yang dia ciptakan sendiri.
Sepak bola dunia punya hierarki emosional dan sejarah yang sakral. Menyamakan Euro dengan Piala Dunia adalah bentuk penyerangan konyol terhadap mitos sepak bola itu sendiri.
Saat Ronaldo menyebut Euro setara dengan Piala Dunia, maka dia mengecilkan keringat, darah, dan sejarah komunal seluruh benua di luar Eropa demi mencocokkan realitas dunia dengan pencapaian dan ego pribadinya.
Ronaldo akhirnya tak lebih dari seekor rubah dalam fabel Aesop. Rubah itu gagal mencapai dan mengambil anggur di pucuk paling tinggi, lalu pergi sambil berkata, “Ah anggur itu pasti masam."
Fans sepak bola melihat tindakan ini sebagai bentuk kurangnya rasa hormat. Menolak mengakui Piala Dunia sebagai supremasi tertinggi adl tindakan yg tak sportif. Seorang pecundang yang tak mau menerima kekalahan dengan lapang dada.
Selamat tinggal Ronaldo.
Maaf, tdk ada farewell manis untukmu dan egomu.
Dih apaan sih cetak gol lagiiii
Padahal masuk dari bangku cadangan
Gol tendangan bebas????
Aneh asli gak waras sumpah bukan manusia cok alien gila stressss 😭❤💀🐐
https://t.co/qatCBrnSZE
Selamat ulang tahun yang ke-39 untuk salah satu pemain terbesar di olahraga ini, Lionel Andres Messi Cuccittini! 🥳🎈🎂
🏆 41 trofi di level klub
🏆 4 trofi bersama Argentina
🏅8 Ballon d'Or
🏅Top skor sepanjang masa Piala Dunia
Kurang apa lagi.. 🤷🏽♂️
El meu agraïment a Robert Lewandowski, una persona que més enllà del talent esportiu, deixa una petjada humana inesborrable a la història del FC Barcelona i al país. Va arribar en un moment complicat pel Club, un fitxatge que va ser possible per la seva persistència en voler jugar al Barça. La seva trajectòria i prestigi van ser determinants per augmentar la credibilitat i la confiança d’un equip campió de 3 de les darreres 4 lligues, en bona part gràcies a la professionalitat, el compromís i els gols del Robert. El Barça i Catalunya és i serà sempre casa teva! Gràcies per tot i fins aviat!